EUR/USD Berjuang Di 1.1250 an Dengan Inflasi AS Menunjukkan Data Yang Bagus

461

(Vibiznews-Forex) EUR/USD berjuang di level 1.1250 an, sedikit turun  setelah PPI Inti AS maju 2.3% lebih baik daripada yang diperkirakan.  Bersama-sama dengan data CPI AS yang juga bagus memberikan tekanan jual terhadap USD.  “Greenback” pulih kembali setelah Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell mengeluarkan perkataan yang bernada “dovish”.

Apa yang terjadi ketika data ekonomi yang keluar kontradiksi dengan perkataan dari bank sentral? Kebingungan dan tindakan perdagangan yang “choppy”. Indeks harga konsumen inti AS telah meningkat menjadi 2.1% pada bulan Juni – diatas dari 2% yang diperkirakan.

Berita in datang satu hari setelah Jerome Powell, Gubernur Federal Reserve mengatakan bahwa inflasi lemah dan kemungkinan akan berlangsung terus (dalam kelemahan) – suatu perubahan dari sebelumnya dimana dikatakan bahwa perkembangan harga yang lemah hanya bersifat sementara. Berita naiknya indeks harga produsen inti telah memberikan kekuatan terhadap dolar AS dan menghentikan kenaikan EUR/USD. Meskipun demikian, bank sentral yang paling berpengaruh di dunia ini telah berkomitmen untuk memangkas tingkat suku bunga pada tanggal 31 Juli dimana pertemuannya yang akan datang sangat diantisipasi oleh para trader dan investor. Pada hari kedua di Capitol Hill, Powell menekankan bahwa investasi telah melambat turun secara signifikan disebabkan ketidakpastian mengenai perdagangan.

Presiden Donald Trump telah menyatakan ke frustrasiannya bahwa Cina telah menurunkan jumlah pembelian dari barang-barang agrikultur AS – dilaporkan sebagai melanggar janji yang dibuat oleh rekan bernegosiasinya Xi Jinping. Tweet dari Presiden Trump menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan diantara kedua negara yang paling besar ekonominya di dunia ini masih panjang. Pasar mengalami kemunduruna karena meningkatnya ketegangan ini dan secara marginal membebani euro.

Di Eropa, European Central Bank telah mengulangi kebutuhan untuk bertindak. Anggota ECB, François Villeroy de Galhau, merupakan orang yang terakhir yang mengatakan bahwa ECB harus bertindak untuk mendukung area Euro. Keprihatinan terhadap kesehatan Kanselir Jerman, Angela Merkel juga meningkat. Jika Merkel mundur, euro akan terpukul.

Apabila berhasil naik, pasangan matauang ini akan bertemu dengan “resistance“ awal di 1.1285 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.1320 dan kemudian ke 1.1350. Sebaliknya apabila turun, maka akan berhadapan dengan “support” awal di 1.1245 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1195 dan kemudian 1.1145.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here