Poundsterling dan Euro Jadi Mata Uang Terburuk Dikalahkan Dolar AS

571

(Vibiznews – Forex) – Ditengah perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (17/07), kurs euro dan poundsterling masih di zona yang lemah dari perdagangan sebelumnya di tengah posisi dolar AS yang juga sedang fluktuatif secara indeks.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sedang melemah  0,06 persen dari penutupan sebelumnya ke posisi 97.33 setelah  dibuka pada posisi  97.38 dan sempat mendaki  ke posisi  97.41.

Euro jatuh ke level terendah satu minggu terhadap dolar  terbebani oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan preferensi investor untuk dolar AS. Pekan depan  pertemuan Bank Sentral Eropa, para pembuat kebijakan mungkin mengungkap rencana untuk stimulus moneter baru.

Kemudian posisi euro tertekan oleh rilis data ekonomi Jerman yaitu survei ZEW yang lebih buruk dari perkiraan sentimen ekonomi Jerman minggu ini memberikan tekanan lebih lanjut pada euro. euro dalam pair EURUSD  stabil di $ 1,1212 tetapi turun lebih awal ke $ 1,1200, terendah sejak 9 Juli. Mata uang ini telah turun 2,2% sejauh  tahun ini terhadap dolar karena diperdagangkan antara $ 1,1500 dan $ 1,1100.

Poundsterling  tergelincir ke level terendah 27-bulan lainnya di $1,2382 pada kombinasi dari kegelisahan Brexit tanpa kesepakatan dan dolar yang lebih kuat. Kurs pound juga mencapai posisi terendah baru enam bulan terhadap euro di 90,51 pence. Kini pound dalam pair GBPUSD sedang berusaha naik dengan kenaikan moderat 0,04 persen terhadap dolar AS.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here