IHSG Jumat Pagi Terkoreksi 0,50% ke 6369; the Fed Tidak Agresif Menekan Asia

318

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan Jumat pagi ini (26/07) terpantau terkoreksi 0,50% atau 31,860 poin ke level 6.369,202 setelah dibuka turun ke level 6.379,204. IHSG kembali tergerus searah pasar regional, dengan bursa kawasan Asia pagi ini umumnya melemah oleh ekspektasi investor bahwa the Fed tidak akan agresif dalam pemangkasan bunganya di akhir Juli ini.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau juga melemah 0,18% ke level Rp 14.003, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak terkoreksi walau masih di dekat level 2 minggu tertingginya dengan euro yang stabil setelah tertekan sebelumnya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.978.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 22,161 poin (0,35%) ke level 6.379. Indeks LQ45 berkurang 5,851 poin (0,57%) ke level  1.018,504. Pagi ini IHSG terpantau lanjut terkoreksi 0,50% atau 31,860 poin ke level 6.369,202. Sementara LQ45 terlihat turun 0,77% atau 7,930 poin ke level 1016,745.

Tercatat saat ini sebanyak 99 saham naik, 162 saham turun dan 134 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Jumat subuh ini berakhir melemah, setelah kemarin S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor, tergerus oleh rilis laporan keuangan emiten yang kurang memuaskan. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat banyak melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,52% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,41%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih tertekan profit taking asing, sementara bursa regional Asia melemah dengan perkiraan bahwa the Fed tidak agresif dalam pemangkasan bunganya. Berikutnya IHSG nampaknya masih terkoreksi dengan peluang rebound baru minggu mendatang, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.465 dan 6.516. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.324, dan bila tembus ke level 6.269.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here