GBP/USD Turun Ditengah Pertikaian Antara Inggris Dan Uni Eropa

438

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan dibawah 1.2400 setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertikai dengan Uni Eropa mengenai Brexit. Sementara itu di Amerika Serikat, GDP AS muncul lebih baik daripada yang diperkirakan pada 2.1% dan menguatkan dolar AS.

“Pendekatan dari Boris Johnson adalah menantang perang” kata kepala negosiator Uni Eropa Michel Barnier dan mengirim Sterling turun. Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker juga menekankan kepada Perdana Menteri Inggris yang baru bahwa Persetujuan Penarikan tidak bisa dibuka.

Kata-kata ini dari para pejabat Eropa yang top kemudian diikuti dengan komentar yang kurang lebih sama dari Irlandia dan Perancis dan muncul sebagai respon terhadap pidato Johnson yang pertama sebagai Perdana Menteri di Parlemen. Penghuni baru dari no 10 ini menuntut agar “backstop” Irlandia dibuang dan juga mengisyaratkan Inggris tidak akan membayar 39 miliar pound yang telah dijanjikan.

Johnson telah mempertahankan garis keras yang menjadi ciri dari kampanyenya dan telah mendominasi nominasi dari kabinetnya – yang termasuk posisi top untuk para penganut Brexit. Pertikaian ini membebani pounsterling. Meskipun demikian, sebagian orang mencurigai bahwa Johnson sedang mempersiapkan pemilihan yang baru. Dan jika rakyat Inggris pergi ke pemilihan, segala sesuatu bisa terjadi – termasuk kemenangan bagi kubu Pro-Remain Liberal – Democrats.

Kejatuhan GBP/USD juga didorong oleh menguatnya dolar AS – sebagai reaksi terhadap angka Durable Goods Orders yang bagus. Order inti melonjak 1.9% dan menaikkan ekspektasi untuk rilis pertama dari GDP AS. Perkiraan pendahuluan atas GDP AS kuartal kedua menunjukkan ekonomi AS melambat sebesar 2.1% dibandingkan dengan angka GDP pada kuartal pertama sebesar 3.1%. Meskipun demikian, angka ini 2.1% ini masih lebih besar daripada GDP yang diperkirakan sebesar 1.8%. Hal ini mendukung kenaikan dolar AS.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.2380 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2330 dan kemudian 1.2250. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.2440 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2480 dan kemudian 1.2520.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here