Posisi Dolar AS di Asia Retreat Dari Puncak Tinggi 2 Bulan

266

(Vibiznews – Forex) – Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari Senin (29/07),  dolar AS bergerak turun dari puncak rekor tinggi 2 bulan yang dicapai perdagangan sebelumnya.  Dolar AS retreat terhadap beberapa rival utamanya oleh aksi profit taking seiring turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sedang menurun  0,06 persen dari penutupan sebelumnya ke posisi 97.96 setelah  dibuka pada posisi  98.00 . Sedangkan posisi imbal hasil obligasi sedang turun 0,02 persen di 2,06 persen.

Pekan lalu dolar AS bergerak rally panjang yang ditutup cetak rekor tinggi 2 bulan yang berakhir pada perdagangan hari Jumat (29/07) merespon kuatnya beberapa data makro Amerika yang memangkas harapan pemangkasan suku bunga Federal reserve pada pertemuan bulanan mereka pekan ini.

Data makro yang terakhir dirilis akhir pekan lalu yaitu data awal PDB kuartal kedua tahun 2019, produk domestik bruto AS meningkat menjadi 2,1% tingkat tahunan pada kuartal kedua, di atas perkiraan 1,8%, karena lonjakan belanja konsumen yang menutupi penurunan ekspor.

Namun Federal Reserve AS masih  diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade minggu ini, dikarenankan  langkah semacam itu  dipandang sebagai tindakan pendahuluan untuk melindungi ekonomi dari ketidakpastian global dan tekanan perdagangan.

Imbal hasil obligasi AS alami penurunan dikarenakan pasar merespon negatif PDB kuartal kedua AS yang menurun dari PDB kuartal sebelumnya sekalipun dirilis lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Untuk perdagangan selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center,  indeks dolar diperkirakan  bergerak naik ke posisi resisten 98.09 – 99.25. Dan jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun menemui posisi support berada di 97.78 – 96.90.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here