Harga Minyak Dunia Awal Pekan Ditutup Kuat , Dibayangi Masalah Ekonomi Global

379

(Vibiznews-Commodity) – Mengakhiri perdagangan pasar minyak berjangka dunia sesi Amerika beberapa saat lalu Selasa (30/07), harga minyak menguat kembali lanjutkan kekuatan harga akhir pekan lalu. Namun sentimen positif pasar kali ini didapat dari adanya prospek penurunan suku bunga Fed setelah sebelumnya dibayangi oleh lemahnya prospek pertumbuhan ekonomi global.

Harga minyak mentah berjangka Brent yang juga harga acuan internasional naik 0,2% menjadi $ 63,60 per barel, perdagangan sebelumnya naik 1,6%. Demikian juga harga minyak mentah berjangka AS yaitu minyak  West Texas Intermediate (WTI)  naik 1,2% pada $ 56,87 per barel, setelah sebelumnya ditutup menguat 1%.

Para pelaku pasar sedang mengawasi pertemuan Komite Kebijakan The Fed minggu ini, yang diperkirakan akan menurunkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak kedalaman krisis keuangan lebih dari satu dekade lalu.  Sentimen ini memangkas kekhawatiran prospek ekonomi global.

Melambatnya pertumbuhan ekonomi global ini akan memangkas permintaan minyak mentah yang merugikan pasar minyak mentah. Menurunnya permintaan minyak mentah juga terlihat dari lesunya penjualan mobil  di seluruh dunia.

Pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat melambat kurang dari yang diharapkan pada kuartal kedua dengan booming dalam belanja konsumen, memperkuat prospek konsumsi minyak. Tetapi pertumbuhan di luar AS melambat lebih cepat, sebagian karena dampak perang dagang AS-Cina.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here