Posisi Dolar AS di Asia Lemah Jelang Pengumuman Fed Rate

385

(Vibiznews – Forex) – Diakhir perdagangan forex sesi Asia hari Rabu (31/07),  dolar AS telah mundur dari area tertinggi 2 bulan dan kembali ke sekitar kisaran 98,00 dalam indeks dolar. Terhadap rival-rival utamanya juga dolar AS sedang retreat, paling signifikan terhadap aussie.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sedang melemah 0,01 persen dari penutupan sebelumnya ke posisi 98.04 setelah  dibuka pada posisi  98.07 dan sempat naik ke posisi 98.11 dan terendah di 98.02.  Perdagangan sebelumnya ditutp pada posisi 98.06.

Setelah turun dari puncak tinggi 2 bulan di 98,21 pada perdagangan sebelumnya, indeks kehilangan beberapa momentum kenaikan di tengah meningkatnya kewaspadaan di antara para pelaku pasar menjelang acara utama FOMC hari ini.

Indeks dolar bertahan di kisaran 98,00 setelah ekspektasi pemotongan suku bunga 25 bps oleh Federal Reserve hari ini dari 50 bps perkiraan sebelumnya. Harapan pemotongan suku bunga yang lebih besar terhenti pada akhir bulan Juni bersamaan dengan rilis data makro ekonomi AS yang mantap.

Fokus perhatian pasar selanjutnya menjelang pengumuman hasil pertemuan FOMC pada publikasi laporan ADP untuk bulan Juni, laporan PMI Chicago yang diperkirakan menunjukkan data yang optimis kuatnya ekonomi AS.

Secara teknikal , untuk perdagangan selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center   indeks dolar diperkirakan  bergerak turun ke posisi support berada di 97.97 – 97.25. Dan jika terjadi pergerakan sebaliknya akan mendaki ke posisi resisten 98.15 –  98.65.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here