Review Forex: Yen Jepang Buat Posisi Dolar AS Retreat Dari Puncak 2 Bulan

261
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) – Mengakhiri perdagangan forex sesi Amerika beberapa saat lalu Rabu (31/07) dolar  AS memangkas kenaikan awal sesi yang mendaki ke posisi tertinggi 2 bulan tang dipengaruhi sentimen penantian pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve dan  berita tentang serangan twitter Trump ke China.

Diharapkan Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin besok, tetapi fokusnya lebih pada komentar pasca pertemuan dari Ketua Fed Jerome Powell  untuk petunjuk tentang  kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini dan pandangan keseluruhannya pada pertumbuhan ekonomi.

Semalam dolar AS menghiraukan rilis data ekonomi yang positif  karena tidak ada yang diharapkan dari data tersebut untuk mencegah The Fed dari pemotongan suku bunga.  Departemen Perdagangan merilis laporan yang menunjukkan pendapatan pribadi dan pengeluaran keduanya naik sejalan dengan perkiraan ekonom di bulan Juni.

National Association of Realtors juga merilis laporan terpisah yang menunjukkan lonjakan lebih besar dari perkiraan dalam penjualan rumah yang tertunda dan  Conference Board melaporkan rebound besar dalam kepercayaan konsumen.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya yang ditutup menguat moderat ke 98.06 dari penutupan sebelumnya di 98.04. Indeks sempat menjulang di posisi tinggi 2 bulan pada kisaran 98.21 dan ke posisi terendah di 98.02.

Terhadap euro, dolar turun sekitar 0,1% di 1,1156, setelah turun di 1,1162. Kepercayaan ekonomi zona euro melemah ke level terendah sejak Maret 2016, mencerminkan kelemahan di industri, jasa, perdagangan ritel dan konstruksi, hasil survei dari Komisi Eropa. Indeks kepercayaan ekonomi jatuh ke 102,7 di Juli dari 103,3 di Juni. Ini adalah yang terendah sejak Maret 2016, ketika berada di 102,3.

Kemudian kepercayaan konsumen Jerman akan turun pada Agustus di tengah kekhawatiran resesi, dengan data survei dari kelompok riset pasar yang ditunjukkan GfK. Indeks sentimen konsumen berwawasan ke depan di posisi 9,7 pada Agustus dibandingkan 9,8 pada Juli. Ini adalah penurunan ketiga berturut-turut dan terendah sejak April 2017.

Selanjutnya ada data PDB Prancis yang dirilis tumbuh 0,2% secara berurutan pada kuartal kedua, lebih lambat dari ekspansi 0,3% yang terlihat pada kuartal pertama, data dari kantor statistik Insee.

Dolar AS menguat terhadap Poundsterling,  ke posisi 1,2150 atau naik sekitar 0,55% dari penutupan sebelumnya. Poundsterling sempat  turun tajam ke 1,2120, yang menyentuh level terendah baru 28-bulan di tengah kekhawatiran tentang kemungkinan keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada 31 Oktober tanpa kesepakatan.

Yen melemah menjadi 108,95 per dolar pada awal perdagangan, tetapi pulih dengan baik untuk memangkas kerugian seiring berjalannya hari. Mata uang Jepang tersebut ditutup menguat lebih dari 0,15% ke kisaran   108,60. Kebijakan Bank Jepang berdampak signifikan terhadap pergerakan mata uang dimana BOJ  mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar, seperti yang diharapkan  dan menurunkan perkiraan inflasi.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here