Harga Minyak Brent Bangkit Dari Terendah 7 Bulan Oleh Bargain Hunting

320

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah jenis Brent yang merupakan acuan harga minyak internasional bangkit pada perdagangan hari Selasa (06/08), setelah sebelumnya jatuh ke level terendah sejak Januari. Kenaikan harga terjadi oleh aksi bargain hunting pasar setelah anjlok cukup parah oleh meningkatnya sengketa perdagangan antara AS dan China.

Harga minyak Brent telah jatuh 7,6% pada perdagangan akhir Juli, sehari sebelum Presiden AS Donald Trump berjanji untuk mengenakan tarif baru pada impor Cina. Yang kemudian menyebabkan Cina membalas terhadap impor pertanian dari Amerika Serikat, dan AS menanggapi penurunan yuan Tiongkok pada hari Senin dengan mencap negara sebagai manipulator mata uang.

Minyak Brent turun lebih dari 3% pada hari Senin karena para pedagang khawatir sengketa perdagangan yang sedang berlangsung antara dua pembeli minyak terbesar di dunia akan mengurangi permintaan.

Kini terpantau pada sesi Eropa, harga minyak mentah berjangka Brent naik 12 sen atau 0,2%  menjadi $ 59,99 per barel  setelah sebelumnya merosot ke $ 59,07, terendah sejak 14 Januari. Demikian juga harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 18 sen  atau 0,3% menjadi $ 54,96 per barel.

Harga minyak tidak bisa menghilangkan kekhawatiran permintaan, karena eskalasi terbaru China dengan mendevaluasi yuan dan membatasi pembelian pertanian AS menggagalkan harapan untuk mencapai kesepakatan perdagangan tahun ini. Kekhawatiran bahwa konflik perdagangan telah memasuki fase tindakan pembalasan membebani sentimen di pasar minyak, yang saat ini kurang memperhatikan ketegangan di Timur Tengah.

Untuk perdagangan selanjutnya secara teknikal menurut analyst Vibiz research Center, harga minyak WTI diperkirakan berusaha mendaki ke posisi resisten  55.47 – 56.75. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun ke posisi support 53.20 – 52.33.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here