Bursa Asia Kamis Pagi Bangkit Oleh Penguatan Yuan China

421

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham di bursa Asia sebagian besar lebih tinggi pada hari Kamis (08/08) mengikuti isyarat positif semalam dari bursa Wall Street. Sentimen positif investor meningkat setelah bank sentral China menetapkan tingkat referensi resmi untuk yuan lebih lemah dari 7 per dolar untuk pertama kalinya sejak 2008.

Investor juga mencerna berita bahwa Jepang telah memberikan persetujuan untuk beberapa ekspor bahan-bahan manufaktur semikonduktor ke Korea Selatan, menandai persetujuan pertama setelah Tokyo memperketat kontrol ekspor pada Juli.

Karenanya bursa saham Korea rebound setelah enam hari berturut alami pelemahan, indeks Kospi menguat 0,98% dengan support penguatan sagam Samsung Electronics dan SK Hynix.

Bursa saham China Daratan rebound dengan indeks komposit Shanghai naik 0,91% dan komposit Shenzhen menguat 1,04%. Demikian juga indeks Hang Seng di bursa saham  Hong Kong naik 0,67%.

Pasar saham Jepang sedikit lebih tinggi dalam perdagangan berombak mengikuti sebagian besar isyarat positif dari Wall Street. Indeks Nikkei menguat 103,67 poin atau 0,51 persen menjadi 20.620,23, setelah menyentuh level rendah 20.462,98 pada awal perdagangan.  Saham eksportir utama beragam pada penguatan yen seperti saham  Sony dan Canon turun 0,6 persen, sementara Panasonic naik 0,1 persen dan Mitsubishi Electric bertambah 0,4 persen.

Pasar saham Australia sedikit lebih tinggi, rebound setelah awal yang lemah. Namun demikian, investor berhati-hati karena mereka mencerna hasil pendapatan perusahaan lokal dan juga melihat ke depan untuk rilis data perdagangan China untuk Juli nanti di hari itu. Indeks acuan ASX 200 mengfuat  1,40 poin atau 0,02 persen menjadi 6.520,90, setelah jatuh ke posisi terendah 6.462,30 sebelumnya.

Di tempat lain di Asia, bursa saham  Singapura melemah hingga  turun  0,43%  namun bursa saham  Indonesia menguat signifikan dengan kenaikan  0,79 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here