EUR/USD Turun Ke 1.1200, Dolar AS Ambil Napas

336

(Vibiznews-Forex) Pasangan matauang EUR/USD melemah ke area 1.1200 karena bangkitnya saham dan pulihnya imbal hasil hutang pemerintah setelah buruknya lelang Treasury AS. Ketegangan karena perdagangan tetap menjadi tema pasar yang utama.

Ketegangan perdagangan dan ketakutan mengenai bagaimana hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tetap menjadi sorotan, mendorong para investor mencari assets yang aman.

Katalisator terbaru adalah keputusan dari RBNZ yang memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunganya menjadi 50 basis poin, suatu pengumuman yang memberikan sebagian dukungan terhadap dolar AS.

Hal lain yang membebani matauang bersama Eropa adalah rilis data Produksi Industri Jerman yang jatuh 1.5% MoM pada bulan Juni, jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan – 0.4%, sementara perbandingan secara tahunan menunjukkan penurunan 5.2%, yang juga lebih buruk daripada yang diperkirakan.

Permintaan untuk keamanan telah mengirim imbal hasil obligasi jatuh ke rekor terendah, dengan imbal hasil “bund” Jerman 10 tahun turun – 0.61% dan imbal hasil AS yang serupa menyentuh 1.60%.

Saham berusaha mengalami pemulihan selama sesi Eropa, namun Wall Street diakhiri dengan penurunan dimana Dow Jones dan S&P mengakhiri hari dengan merah.

Dengan tidak adanya event makro ekonomi yang relevan pada hari kemarin di Amerika Serikat dan Eropa, maka ketegangan perdagangan dan ketakutan akan perlambatan ekonomi global menjadi penggerak pasar forex.

Saat ini pasangan matauang EUR/USD diperdagangkan disekitar 1.1202. Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1195 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1160 dan kemudian ke 1.1125. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1250 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1285 dan kemudian 1.1320.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here