EUR/USD Diperdagangkan Dibawah 1.1200 Dengan Menguatnya USD

195

(Vibiznews-Forex) Mata uang bersama tetap mendapatkan kecenderungan beli pada hari Selasa kemarin, dengan EUR/USD tetap berada di atas batas 1.1200 menjelang rilis data AS.

EUR tetap dibeli meskipun angka inflasi yang dihitung oleh Consumer Price Index (CPI) mengejutkan pasar dengan kenaikannya, menunjukkan harga konsumen umum naik 0.3% MoM selama bulan lalu dan 1.8% dari tahun yang lalu. Harga-harga inti juga muncul diatas daripada yang diperkirakan, naik 0.3% MoM dan 2.2% YoY.

Namun pasangan matauang ini berada dibawah tekanan “bearish” yang kuat pada paruh kedua dari perdagangan hari Selasa kemarin dengan “greenback” meningkat karena perkembangan terbaru sekitar pertikaian perdagangan AS-Cina. Saat ini pasangan matauang ini diperdagangkan disekitar 1.1173, turun 0.33% secara basis harian.

Pada Selasa malam muncul laporan baru mengenai rencana AS untuk menunda mengenakan tarif tambahan yang baru atas barang-barang impor dari Cina. Pejabat perdagangan AS mengatakan bahwa beberapa dari tarif yang baru tidak akan berlaku efektif sampai pertengahan bulan Desember, menambahkan bahwa kedua belah pihak akan menyelesaikan negosiasi perdagangan di dalam beberapa minggu yang akan datang.

Membaiknya sentimen pasar karena optimisme perdagangan yang baru menyebabkan imbal hasil obligasi treasury 10 tahun naik dengan tajam dan mendukung pemulihan USD. Terlebih lagi, probabilita dari Federal Reserve untuk membuat pemangkasan tingkat bunga yang agresif sebesar 50 basis poin pada bulan September melemah sehingga memberikan dorongan tambahan terhadap matauang AS ini. Indeks dolar AS menghapus semua kerugian pada hari sebelumnya dan naik ke ketinggian selama enam hari di 97.80.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1134 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1105 dan kemudian               Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1244 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1272 dan kemudian 1.1314.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here