Rupiah Kamis Terkoreksi ke Rp14.293/USD; Signal Resesi Mendongkrak Safe Haven

142

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis pagi ini (15/08), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau terkoreksi kembali, sementara dollar AS di pasar Asia bertahan dari penguatan di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,34% ke level Rp 14.293 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.245.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.265, kemudian bergerak lemah ke Rp14.310, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.293. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar di pasar uang Asia bergerak turun terbatas di antara penguatan mata uang safe haven yen oleh kekhawatiran pasar atas datangnya resesi dengan terlihatnya inversi pada yields US Treasury pertama kalinya sejak Juni 2007.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi WIB ini turun tipis ke level 97,97, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,99.

Sementara itu, IHSG Kamis di sesi pertama, terpantau melemah 0,85% atau 53,576 poin ke level 6.212,542, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah oleh signal resesi dari pasar obligasi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat kembali, dengan dollar di pasar Asia bertahan naik setelah menguat sebelumnya. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.005 – Rp 14.355.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here