Bursa Eropa Akhir Pekan Rebound Oleh Stimulus Bank Sentral

1480

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Eropa rebound pada perdagangan akhir pekan hari Jumat (16/08) karena ekspektasi pertumbuhan stimulus lebih lanjut oleh bank sentral Eropa yang memperpanjang kerugian mata uang Euro.

Sentimen positif yang memperkuat bursa di Eropa datang dari pernyataan dovish dari seorang pejabat ECB bernama Rehn, menyatakan perlunya paket pelonggaran signifikan pada bulan September untuk mendukung ekonomi zona euro yang lesu.

Selain di kawasan Euro, stimulus juga diberikan oleh perencana negara Cina yang rencana untuk meningkatkan pendapatan sekali pakai tahun ini dan pada tahun 2020. Ketika pertumbuhan global terputus-putus di tengah gejolak perang perdagangan AS-Cina, sekarang ada pembicaraan tentang stimulus agresif dari semua bank sentral utama.

Terpantau indeks Pan-European Stoxx 600 naik 0,9 persen menjadi 368,43 setelah menurun 0,3 persen di sesi sebelumnya. Indeks DAX Jerman bergerak naik 0,8 persen, indeks CAC 40 Prancis naik 0,9 persen dan FTSE 100 AS naik 0,4 persen.

Pembukaan pasar saham di London tertunda hampir dua jam karena adanya kesalahan teknis.

Saham perusahaan semikonduktor naik setelah pembuat chip A. Nvidia melaporkan pendapatan dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi analis. Saham Infineon Technologies naik sekitar 2 persen, AMS melonjak 3,6 persen dan STMicroelectronics naik 1,4 persen.

Saham freenet AG naik 1,8 persen setelah Penyedia telekomunikasi dan konten web tersebut telah memutuskan untuk memilih menentang peningkatan modal yang diusulkan Sunrise sehubungan dengan akuisisi UPC Swiss.

Saham penambang rebound dari kerugian baru-baru ini di tengah harapan bahwa bank sentral di seluruh dunia akan melepaskan beberapa stimulus moneter paling agresif sejak krisis keuangan satu dekade lalu.

Perusahaan aerospace dan teknik pertahanan Ultra Electronics naik 0,8 persen setelah memenangkan kontrak senilai hingga $ 1 miliar dalam kemitraan dengan perusahaan manufaktur AS Sparton DeLeon Springs LLC.

Namun sebaliknya, saham Ted Baker turun 0,6 persen setelah Perusahaan ritel pakaian mewah itu mengatakan telah mencapai perjanjian lisensi produk baru dengan Next Plc untuk mempercepat perluasan koleksi pakaian anak-anak Ted Baker.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here