Bursa Eropa Bergerak Kuat Terdukung Harapan Positif Stimulus Fiskal

863

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa naik pada hari Senin (19/08) terdukung harapan untuk stimulus dari bank sentral dan langkah-langkah fiskal dari ekonomi utama seperti China dan Jerman.

Indeks Stoxx 600 Eropa melonjak 1,14%, dengan sumber daya dasar melonjak 2,3% karena semua sektor dan bursa utama diperdagangkan di wilayah positif.

Indeks FTSE Inggris naik 1,16%. Demikian juga indeks DAX Jerman menguat 1,51% dan indeks CAC Perancis melompat 1,40%.

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz mengatakan pada hari Minggu bahwa Jerman memiliki kekuatan fiskal untuk mengurangi setiap krisis ekonomi di masa depan dengan kekuatan penuh dan menyarankan bahwa Berlin dapat menyalurkan sekitar 50 miliar euro ($ 55 miliar) dari pengeluaran tambahan.

Sementara itu, bank sentral China meluncurkan reformasi suku bunga utama pada hari Sabtu dimaksudkan untuk menurunkan biaya pinjaman untuk perusahaan dan menghidupkan kembali ekonomi yang terkena dampak negatif oleh perang dagangnya.

Kembali di Eropa, dokumen pemerintah Inggris yang bocor memperingatkan dampak negatif dari Brexit yang tidak bertransformasi mengungkapkan bahwa Inggris dapat menghadapi kekurangan pangan, obat-obatan, dan bensin seandainya ia meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan pada 31 Oktober.

Michael Gove, menteri yang bertanggung jawab atas perencanaan untuk skenario no-deal, mengatakan dokumen itu didasarkan pada skenario kasus yang lebih buruk, sementara berita Inggris mengutip sumber-sumber pemerintah yang menyalahkan kebocoran pada mantan menteri yang bermusuhan yang bermaksud merusak negosiasi Perdana Menteri Boris Johnson dengan blok itu.

Dalam hal saham individu, perusahaan baja Austria Voestalpine naik 5,2% ke atas indeks Stoxx 600 pada sore hari, sementara supermarket online Ocado juga melihat sahamnya naik 5,2% setelah J.P. Morgan menandai titik kritis dalam profitabilitas.

Perusahaan kimia Belanda IMCD tergelincir 3,2% setelah laporan pendapatan pada hari Jumat mengutip lingkungan makro-ekonomi yang menantang sebagai dampak pertumbuhan untuk kuartal kedua.

Perusahaan makanan laut Norwegia Mowi merosot 3,3% setelah jajak pendapat ekspektasi analis dirilis menjelang hasil kuartal kedua pada hari Rabu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa berpotensi naik terbantu sentimen positif harapan dukungan stimulus fiskal dari bank-bank sentral negara ekonomi besar seperti China dan Jerman.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here