Kuatnya Harga Minyak Dunia di Eropa Ditopang Penangguhan Hukuman Huawei

444

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah dunia bertahan stabil di posisi tertinggi dalam 4 hari perdagangan pada awal sesi Eropa hari Selasa (20/08) di tengah optimisme bahwa ketegangan perdagangan AS-Cina akan mereda dan dengan harapan bahwa ekonomi utama dunia akan memberlakukan langkah-langkah stimulus untuk menghadapi kemungkinan pelambatan ekonomi global yang dapat mempengaruhi permintaan minyak.

Harga minyak mentah Brent naik 0,05 persen menjadi $59,76 per barel  setelah sempat naik ke posisi $60,13 pada sesi Asia. Demikian juga harga minyak mentah berjangka AS atau WTI merosot 0,16 persen menjadi $ 56,29 per barel, setelah sempat naik ke posisi $56,59 per barel di sesi Asia.

Amerika Serikat mengatakan akan memperpanjang penangguhan hukuman yang memungkinkan China Huawei Technologies untuk membeli komponen dari perusahaan AS, menandakan sedikit pelunakan dari konflik perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Perpanjangan  tersebut memberikan sinyal yang sangat menghibur menjelang pembicaraan perdagangan AS-China bulan depan, karena front perdagangan AS-China telah menjadi pusat kehancuran pasar minyak, yang telah mengirim ekonomi global ke jurang resesi dan berdampak negatif pada perkiraan permintaan minyak.

Sentimen positif lainnya datang dari pergerakan harga sagam di bursa global yang masih dalam posisi rally, yang menerima sentimen positif dari ekspektasi yang tumbuh bahwa ekonomi global akan mengambil tindakan untuk mengatasi perlambatan pertumbuhan sehingga  mendukung harga minyak.

Tingkat referensi pinjaman baru China ditetapkan sedikit lebih rendah pada hari Selasa setelah bank sentral mengumumkan reformasi suku bunga yang dirancang untuk mengurangi biaya pinjaman perusahaan, sementara pemerintah koalisi kiri-kanan Jerman mengatakan akan siap untuk mengabaikan aturan anggaran berimbang dan mengambil utang baru untuk menghadapi kemungkinan resesi.

Untuk perdagangan selanjutnya secara teknikal menurut analyst Vibiz research Center, harga minyak WTI diperkirakan berusaha mendaki ke posisi resisten  56.60 – 57.25. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun ke posisi support 55.00 – 54.80.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here