Harga Kopi Di Akhir Minggu Turun Dipicu Melemahnya Kurs Real Brazil

914

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar minggu lalu mengalami penurunan dipicu melemahnya mata uang real Brazil.

Harga kopi Desember 2019 turun $1.25 (1.28%) menjadi $96.05 per kantong dan harga kopi Robusta September 2019 juga turun di ICE London.

Harga kopi turun hari Jumat karena melemahnya mata uang real Brazil dan ditambah dengan meningkatnya perang dagang antara AS dan Cina sehingga mempengaruhi ekonomi global dan permintaan komoditi termasuk kopi.

Real Brazil melemah 1.10% hari Jumat ke sebelas bulan terendah terhadap dolar. Melemahnya real sebagai factor negative bagi kopi karena menyebabkan harga kopi menjadi rendah sehingga dapat meningkatkan ekspor kopi.

Faktor yang meningkatkan harga kopi adalah ketika proyeksi Rabobank pada hari Kamis persediaan kopi Arabika deficit 5.5 juta kantong, jumlah tertinggi tujuh tahun. Rabobank melaporkan peningkatan perkiraan persediaan kopi global deficit menjadi 4.1 juta kantong pada 2019/20 dari deficit 1.8 juta kantong pada bulan Mei.

Harga kopi juga dapat meningkat ketika laporan Inmet, Institute Meteorologi Brazil, adanya perubahan cuaca akibat El Nino yang membuat kelembaban dibawah rata-rata dan suhu diatas rata-rata di daerah perkebunan kopi Januari.

Kopi Arabika September, hari Selasa sempat turun ke terendah tiga bulan setelah Marex Spectron mengatakan ekspor kopi Brazil Agustus sebesar 3.4 juta kantong membuat persediaan kopi 2019/20 menjadi 6.8 juta kantong naik 650,000 kantong dari rekor di tahun 2014/15. Persediaan kopi naik dan membuat kenaikan harga kopi tertentu.

The International Coffee Organization (ICO) pada 5 Agustus meningkatkan perkiraan global surplus kopi 2018/2019 naik 26% menjadi 3.92 juta kantong dari perkiraan surplus 3.11 juta kantong.
Columbian Coffee Growers Federation pada 5 Agustus mengumumkan bahwa produksi kopi di Columbia naik 25% menjadi 1.3 Juta kantong.

Cuaca kering di Brazil merupakan cuaca yang baik untuk panen dan menjadi faktor negatif untuk harga . Safras & Mercado melaporkan 8 Agustus bahwa panen kopi telah selesai 93% sampai 6 Agustus disbanding tahun lalu sebesar 84% dan rata – rata lima tahun.

Menurut Lembaga Meteorologi Vietnam mengatakan bahwa daerah Central Highlands perkebunan kopi Vietnam akan turun hujan hanya sekitar 20-40% rata-rata perbulan . Laporan ekspor kopi bulan Juli dari General Departemen of Vietnam Customs pada bulan Juli naik 24.2% menjadi 165,000 MT membuat ekspor kopi secara kumulatif turun 7.6% menjadi 1.084 MMT.

Analisa tehnikal untuk kopi arabika support pertama di $91.21 dan berikut ke $89.58 sedangkan resistant pertama ke $98.88 dan berikut ke $100.51

Loni T / Analyst Vibiz Learning Center – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here