Imbal Hasil Obligasi Amerika Tiba-tiba Anjlok ke Posisi Terendah 3 Tahun

285

(Vibiznews – Forex) – Imbal hasil obligasi AS jangka pendek untuk nota 2-tahun turun ke posisi terendah 23-bulan secara tiba-tiba, demikian juga dengan imbal hasil obligasi jangka 10 tahun terjun ke posisi terendah sejak Juli 2016 pada perdagangan sesi Asia hari Senin (26/08) karena meningkatnya ketegangan perdagangan China-AS.

Imbal hasil obligasi 2-tahun, yang lebih sensitif terhadap ekspektasi suku bunga jangka pendek daripada imbal hasil 10-tahun, gap lebih rendah ke 1,46%, level terendah sejak September 2017. Sementara itu, imbal hasil benchmark 10-tahun juga mencapai level terendah tiga tahun di 1,474%.

Namun spread kedua imbal hasil obligasi masih di wilayah positif mungkin akan jatuh ke wilayah negatif pada ses berikutnya karena meningkatnya ketegangan perdagangan. Spread negatif akan berarti inversi kurva, yang umumnya dianggap sebagai peringatan resesi.

Pada hari Jumat, Presiden AS Trump mengumumkan kenaikan pungutan atas barang-barang Tiongkok senilai $250 miliar dari 25% saat ini menjadi 30%. Tingkat baru akan berlaku mulai 1 Oktober. Selanjutnya, Presiden Trump mengatakan bahwa $300 miliar barang yang tersisa akan dikenakan pajak pada 15% mulai 1 September.

Pernyataan dari Trump tersebut setelah sebelumnya China mengumumkan tarif pembalasan atas impor US$ 75 miliar pada hari  efektif 1 September dan 15 Desember dimana otomotif AS akan dikenakan tarif 25% mulai 15 Desember, dan tarif lainnya 5-10%.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here