Sinyal Damai AS-China Pulihkan Harga Minyak Dunia

437

(Vibiznews-Commodity) – Mengakhiri perdagangan komoditas sesi Amerika Selasa dini hari (27/08), harga minyak mentah acuan internasional  bergerak rebound dari posisi harga terendah 2 pekan yang didapat pada sesi Asia karena  meningkatnya harapan bahwa Amerika Serikat dan China dapat membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang mereka.

Tekanan harga minyak sebelumnya dipicu oleh prospek peningkatan pasokan minyak mentah Iran setelah presiden Perancis mengangkat harapan untuk kesepakatan antara Washington dan Teheran.

Harga minyak mentah Brent atau minyak berjangka acuan internasional turun 54 sen menjadi $ 58,80 per barel, setelah sebelumnya mencapai sesi tinggi $60,17. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 53 sen, atau 1%, menjadi menetap di $ 53,64 per barel, setelah mencapai $ 55,26 per barel.

Harga tertekan setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan persiapan sedang berlangsung untuk pertemuan antara Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa minggu mendatang untuk menemukan solusi bagi kebuntuan nuklir.

Sentimen yang menopang harga, Trump mengatakan setelah pertemuan puncak G7 para pemimpin dunia di Biarritz, Prancis, bahwa ia percaya Cina tulus tentang keinginan untuk mencapai kesepakatan. Wakil Perdana Menteri China Liu He, yang memimpin perundingan dengan Washington, mengatakan China bersedia menyelesaikan perselisihan melalui negosiasi  tenang  dan menentang segala peningkatan ketegangan perdagangan.

Harga minyak telah turun sekitar 20% dari level tertinggi 2019 yang dicapai pada bulan April sebagian karena kekhawatiran bahwa konflik perdagangan AS-China mengganggu ekonomi global, yang dapat mengurangi permintaan minyak.

Untuk perdagangan selanjutnya secara teknikal menurut analyst Vibiz research Center, harga minyak WTI diperkirakan berusaha mendaki ke posisi resisten  54.75 – 55.45. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun ke posisi support 52.48 – 51.80.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here