Harga Emas Naik Ditengah Grafik Bullish & Melemahnya Dolar AS

657

(Vibiznews-Commodity) Harga emas naik moderat pada awal perdagangan sesi AS, sementara pasar perak sekali lagi naik tajam dan menyentuh ketinggian dua tahun semalam. Postur tehnikal yang “bullish” di kedua metal terus mengundang para pembeli yang berdasarkan analisa grafik untuk memanjat naik ke sisi pembelian. Indeks dolar AS yang melemah juga mendukung pasar metal berharga pada hari kemarin.

Emas berjangka bulan Desember terakhir naik $4.60 per ons pada $1,541.90. Harga perak Comex bulan Desember terakhir naik $0.295 pada $18.075 per ons.

Pasar saham Asia dan Eropa bercampur ke menguat semalam. Indeks saham AS mengarah hampir stabil pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Sementara masih ada sedikit lebih banyak optimisme dari para trader dan investor mengenai persetujuan perdagangan AS-Cina dalam perjalanan dicapai, nampaknya komentar Presiden Trump pada hari Senin pada pertemuan G-7 di Perancis kemungkinan terlalu optimistik, setelah retorika yang datang dari Cina.

Sementara para trader dan investor kemungkinan tidak terlalu cemas sebegitu jauh dalam perdagangan minggu ini, masih ada elemen yang mengancam yang bisa dengan cepat mengakibatkan sakit kepala bagi pasar dunia, termasuk keresahan rakyat di Hong Kong, ketidak stabilan di Teluk Persia dan di Venezuela. Bulan September dan Oktober sudah diambang pintu, yang biasanya selalu menjadi problem bagi pasar saham di waktu-waktu yang lampau. Dan pada tahun ini Inggris diskedulkan untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit) pada bulan Oktober – sebegitu jauh kepergian tanpa perencanaan. Emas dan perak terus akan melihat dukungan beli dari hal-hal diatas.

Hal kunci diluar pasar pada hari kemarin adalah naiknya harga minyak mentah Nymex dan diperdagangkan disekitar $54.25 per barel. Indeks dolar AS melemah.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,600.00 setelah terlebih dahulu melewati $1,550.00 dan kemudian $1,560.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,500.00 setelah melewati $1,534.80 dan kemudian $1,525.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here