Anjlok Parah Yield Obligasi AS Serang Bursa Asia Kamis Pagi

710

(Vibiznews – Index) – Saham-saham di Asia tergelincir pada perdagangan awal hari Kamis (29/08) karena investor terus mengamati kurva imbal hasil di Treasury AS, yang berbalik lebih dalam semalam. Selain itu juga Yuan Tiongkok tiba-tiba melemah ke level yang tidak terlihat dalam lebih dari 11,5 tahun.

Bursa saham China Daratan turun dalam perdagangan pagi, dengan indeks komposit Shanghai tergelincir 0,37% dan komponen Shenzhen turun 0,38%.  Demikian juga yang terjadi di bursa saham Hong Kong, indeks Kospi masuki hari ke-3 berturut dengan anjlok 0,79%.

Indeks Nikkei 225 di bursa saham  Jepang diperdagangkan 0,45% lebih rendah, sedangkan Topix turun 0,48%. indeks turun oleh karena penguatan safe haven yen yang menekan saham-saham eksportir utama.

Di bursa saham Korea Selatan, indeks Kospi alami profit taking dengan turun 0,32% yang mendapat tekanan kuat dari anjloknya saham-saham kelas berat seperti saham Samsung Electronicsdan SK Hynik.

Demikian di kawasan pasifik juga perdagangan saham merugi dengan bursa saham New Zealand paling anjlok cukup parah. Indeks  ASX 200 Australia turun 0,17% dan indeks NZX 50 anjlok 1,08%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,43%.

Investor terus memantau  yield di Treasury AS. Imbal hasil obligasi 30-tahun jatuh ke rekor terendah baru 1,907% pada hari Rabu sebelum melihat pemulihan parsial. Terakhir pada 1,9262%. Spread yield yang diawasi ketat antara nota 10-tahun dan nota 2-tahun juga melebar lebih lanjut, memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya  menyentuh level terendah sejak 2007. Fenomena ini, juga dikenal sebagai inversi kurva yield, secara historis telah mendahului periode resesi.

Namun di kawasan Asean, hanya bursa saham Jakarta yang cetak penguatan dengan IHSG menguat 0,11%. Bursa saham Malaysia dan Singapura alami pelemahan dengan indeks turun masing-masing 0,20% dan 0,35%.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here