IHSG Akhir Minggu Ditutup Menguat 0,63% ke 6328; Aneka Industri Melejit 3%

1335

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi akhir pekan Jumat sore ini (30/08) terpantau menguat cukup signifikan 0,63% atau 39,351 poin ke level 6.328,470 setelah dibuka naik ke level 6.316,119. IHSG konsisten di zona hijau dan menguat di hari ketiganya, sementara bursa kawasan Asia hari ini umumnya variatif di tengah signal positif perkembangan nego dagang AS – China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini menguat 0,37% ke level Rp 14.185, dengan dollar AS di pasar uang Eropa terus naik di hari ketiganya oleh indikasi berkurangnya tensi perang dagang yang melemahkan mata uang safe haven. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.238.

Mengawali perdagangannya, IHSG bertambah 27 poin (0,4%) ke 6.316. Indeks LQ45 naik 6,7 poin (0,69%) ke 988,682. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG naik 25 poin (0,4%) ke level 6.314. Sedangkan indeks LQ45 bertambah 7 poin (0,7%) ke level 988,986.

IHSG kemudian stabil di zona hijau, dan di akhir sesi menanjak menguat 0,63% atau 39,351 poin ke level 6.328,470. Indeks LQ45 naik 13,819 poin (0,26%) ke level 995,764. Hari ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor aneka industri yang menanjak 3,37%, diikuti sektor property yang naik 1,59%.

Tercatat sebanyak 213 saham naik, 204 saham turun dan 132 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 512.05 kali transaksi sebanyak 17,91 miliar lembar saham senilai Rp 9,91 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat mixed dengan bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,63% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,08%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Astra International (ASII) 3,89%, Vale (INCO)  3,22%, Tower Bersama (TBIG) 2,58%, dan Bank Mandiri (BMRI) 2,47%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini keluar dari area konsolidasinya dengan bias positif, sementara bursa regional Asia variatif menanjak di antara signal positif perkembangan nego dagang AS – China. Berikutnya IHSG nampaknya akan sempat tertahan singkat oleh profit taking untuk kemudian berpeluang melanjutkan uptrend-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.404 dan 6.468. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.149, dan bila tembus ke level 6.022.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here