Harga Minyak Sawit Rebound Dari Harga Terendah Satu Minggu

581

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit Malaysia rebound dari harga terendah satu minggu pada pertengahan pasar hari Jumat, didukung oleh kenaikan ekspor yang akan dilaporkan 31 Agustus dan 3 September oleh Cargo Surveyors.

Harga minyak sawit Nopember di Bursa Malaysia Derivatives naik 0.6% menjadi 2,234 ringgit perton, kenaikan 7.9% dari bulan lalu, harga bulanan tertinggi sejak Januari.

Harga sempat turun ke 2,201 ringgit, harga terendah sejak 22 Agustus, mengikuti penurunan harga minyak nabati lainnya di CBOT, AS dan di Cina Dailan Commodity Exchange.

Ekspor minyak sawit mendorong harga naik, dan membuat persediaan berkurang demikian laporan persediaan bulan Agustus di Malaysia. Jumlah ekspor Malaysia bulan Agustus akan dilaporkan pada 31 Agustus dan 3 September.

Permintaan pada laporan periode terakhir naik antara 18 dan 21.5% selama periode 1-25 Agustus. Persediaan minyak sawit Malaysia turun diluar perkiraan di bulan Juli ke persediaan terendah satu tahun sebesar 2.39 ton, ketika ekspor meningkat diatas perkiraan dan import turun tajam dari bulan lalu.
Pasar Malaysia ditutup hari Senin karena libur. Harga minyak kedelai di CBOT naik 0.5%. Harga minyak kedelai di Dailan Exchange naik 1.1% sementara harga minyak sawit turun 2.4%.

Tehnikal analisis pada minyak sawit support pertama di 2,137.34 ringgit dan berikut ke 2,064.67 ringgit sedangkan resistant di 2,247.34 ringgit dan berikut 2,284.67 ringgit.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here