Bursa Asia Sebagian Besar Naik; Indeks Hang Seng Hong Kong Turun Tipis

481

(Vibiznews – Index) Bursa saham Asia berakhir sebagian besar naik pada hari Kamis (05/09). Saham-saham Hong Kong yang kemarin melonjak 4% setelah RUU ekstradisi yang kontroversial ditarik, sore ini berakhir flat.

Indeks Hang Seng ditutup tepat di bawah garis datar di 26.515,53, setelah kenaikan kuat pada hari Rabu.

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada hari Rabu sepenuhnya menarik RUU ekstradisi yang kontroversial di Hong Kong yang telah memicu protes selama berbulan-bulan. Itu adalah satu dari lima tuntutan yang diperjuangkan pemrotes.

Di China daratan, indeks Shanghai naik 0,96% menjadi sekitar 2.985,86, sedangkan indeks Shenzhen menambahkan 0,93% menjadi sekitar 1.651,63.

Pasar utama lainnya di Asia Pasifik mengalami kenaikan. Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 2,12% menjadi ditutup pada 21.085,94, sementara Topix melihat kenaikan 1,84% untuk menyelesaikan hari perdagangannya di 1.534,46.

Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup 0,82% lebih tinggi pada 2.004,75.

Indeks ASX 200 Australia menambahkan 0,92% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 6.613,20 karena mayoritas sektor melihat keuntungan.

Di tempat lain di Eropa, anggota parlemen di Inggris mengalahkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di parlemen pada hari Rabu, bergerak untuk mencegahnya membawa negara itu keluar dari Uni Eropa tanpa persetujuan resmi pada 31 Oktober.

Kementerian Perdagangan China telah mengeluarkan pernyataan pada Kamis pagi yang mengatakan bahwa Liu He, negosiator utama perdagangan China, berbicara dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan putaran perundingan perdagangan lagi di Washington pada awal bulan depan, dan konsultasi akan dilakukan pada pertengahan September sebagai persiapan untuk pertemuan tersebut, kata pernyataan itu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Asia selanjutnya akan mencermati perkembangan perang dagang AS-China dan pergerakan bursa Wall Street malam ini, yang jika memunculkan sentimen negatif maka akan menekan bursa Asia.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here