Harga Gula Naik Dipicu Kenaikan Harga Minyak Mentah

781

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula ditutup naik dipicu kenaikan harga minyak mentah, membuat produksi etanol meningkat sebagai alternatif bahan bakar pengganti minyak sehingga persediaan gula menjadi berkurang.

Harga gula Maret di New York ditutup naik 32 sen (2.68%) menjadi $12.26 perpound dan di ICE London harga gula putih Desember naik £ 4.30 (1.36%).

Harga gula Maret naik sampai ke tertinggi 1.5 minggu tertinggi dan harga gula Desember naik ke tertinggi satu bulan karena peningkatan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah meningkat 14% pada hari Senin ke tertinggi 3 ¾ bulan setelah penyerangan ke sebuah fasilitas pemrosesan minyak Arab Saudi di Abqaiq dan ladang minyak Khura di dekatnya, pada hari Sabtu sehingga output minyak menjadi hanya 50%.

Dengan tingginya harga minyak mentah merupakan keuntungan bagi produsen etanol sebagai bahan bakar alternatif. Akibatnya petani tebu lebih memilih untuk membuat etanol dibandingkan dengan membuat gula, sehingga persediaan gula berkurang.

Pada hari Rabu lalu Rabobank juga memproyeksikan bahwa output gula di Uni Eropa akan turun 2.8% dari tahun lalu menjadi 17.5 MMT sehingga harga gula di New York akan naik.

Laporan dari Unica pada hari Selasa memperlihatkan produksi gula di Brazil pada tahun penjualan 2019/20 turun 4.85% dari tahun lalu menjadi 17.971 MMT. Dengan adanya proyek Unica yang meningkatkan produksi etanol di Brazil akan mengurangi produksi gula 5.7% dari tahun lalu menjadi 25 MMT ke terendah 14 tahun.

Analisa tehnikal untuk gula di New York dengan support pertama di $11.70 dan berikut di $11.40 sedangkan resistant pertama di $12.00 dan berikut ke $12.20.

Lony T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here