IHSG Selasa Menguat 0,3% ke 6236; Sektor Agri Pimpin Kenaikan 3%

693

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Selasa sore ini (17/09) terpantau menguat 0,28% atau 17,255 poin ke level 6.236,950 setelah dibuka turun ke level 6.215,237. IHSG rebound setelah terjerumus tajam kemarin, sementara bursa kawasan Asia hari ini umumnya beragam dengan harga minyak yang terus menjulang di tengah panasnya tensi geopolitik Timur Tengah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini melemah 0,39% ke level Rp 14.095, dengan dollar AS di pasar uang Eropa masih bertahan dari penguatan sebelumnya dengan terus menanjaknya harga minyak setelah penyerangan atas fasilitas minyak Arab Saudi. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.040.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 4,19 poin (0,07%) ke level 6.215. Indeks LQ45 berkurang 1,797 poin (0,18%) ke level 981,451. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG menguat 3,6 poin (0,06%) ke level 6.223. Sedangkan indeks LQ45 masih negatif 0,9 poin (0,1%) ke level 982,286.

IHSG kemudian terus beredar di zona hijau, dan di akhir sesi tercatat menguat 0,28% atau 17,255 poin ke level 6.236,950. Indeks LQ45 naik 2,676 poin (0,27%) ke level 985,924. Hari ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor agri yang menanjak 2,95%, diikuti sektor infrastruktur yang naik 1,50%.

Tercatat sebanyak 213 saham naik, 181 saham turun dan 151 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 565.83 kali transaksi sebanyak 14,25 miliar lembar saham senilai Rp 8,22 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,06% dan Indeks Hang Seng yang turun 1,23%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indonesian Tobacco (ITIC) 25,00%, Lonsum (LSIP) 6,61%, Erajaya (ERAA) 6,45%, dan Gas Negara (PGAS) 6,34%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound terbatas setelah kemarin terpuruk 115 poin yang mendaratkan di sekitar oversold area-nya, sementara bursa regional Asia melemah dengan harga minyak yang sempat melompat 14% di tengah panasnya tensi geopolitik Timur Tengah. Berikutnya IHSG nampaknya masih berpeluang untuk rebound lagi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.310 dan 6.414. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.193, dan bila tembus ke level 6.149.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here