Bursa Wall Street Justru Naik Mencermati Rencana Pemakzulan Trump

756

(Vibiznews – Index) Bursa Saham AS diperdagangkan lebih tinggi pada hari Rabu (25/09) mengabaikan sentimen rencana pemakzulan Presiden AS Donald Trump.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 105 poin, atau 0,4%. Indeks S&P 500 naik 0,2% sementara indeks Nasdaq naik 0,1%.

Saham Nike adalah di antara kontributor terbesar untuk keuntungan. Saham pembuat sepatu melonjak 5,4% pada hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. CEO Mark Parker mengatakan bisnis e-commerce yang lebih kuat dan produk-produk seperti sepatu lari Joyride yang baru mengangkat hasil Nike.

“Presiden harus bertanggung jawab. Tidak ada yang di atas hukum, ”kata Pelosi pada hari Selasa seperti yang dilansir CNBC.

Pengumuman Pelosi mengikuti panggilan di mana Trump diduga menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyelidiki keluarga mantan Wakil Presiden Joe Biden. Trump telah mengaku membawa Biden pada percakapan tersebut tetapi membantah menekan Zelensky.

Perkembangan perang dagang AS-China masih menjadi sorotan juga. AS dan China telah terlibat dalam negosiasi perdagangan sejak tahun lalu. Bolak-balik antara China dan AS telah mengirimkan riak melalui pasar keuangan global karena para investor menilai dampak perang dagang terhadap ekonomi global.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati perkembangan politik rencana pemakzulan Trump. Jika terus meningkatkan ketegangan politik di AS, maka bursa Wall Street dapat tertekan. Juga perkembangan perdagangan AS-China yang masih belum terang, masih akan dicermati.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here