Rekomendasi Forex GBP/USD 25 September 2019

737

(Vibiznews-Forex) GBP/USD rally keras dan bergulat di angka 1.2500 setelah Mahkamah Agung Inggris mengatakan penghentian sementara parlemen adalah tidak sesuai dengan undang-undang, menyatakan PM Johnson bersalah dengan mensuspensi parlemen tanpa memperhatikan undang-undang. Namun tidak berhasil mempertahankan keuntungannya, pasangan matauang ini kembali diperdagangkan disekitar 1.2480.

Keputusan yang diambil oleh Mahkamah Agung adalah bulat dan sidang menambahkan bahwa ini adalah bukan penghentian sementara yang normal. Penghentian sementara saat ini terjadi dalam kondisi yang “exceptional” dan membuat parlemen tidak bisa menjalankan fungsinya. Mahkamah Agung Inggris menetapkan agar Parlemen segera mengadakan pertemuan secepatnya.

Keputusan ini sekarang akan memberikan para pembuat undang-undang Inggris memiliki waktu ekstra untuk mencegah Johnson dari memaksa Inggris keluar dari Uni Eropa pada tanggal 31 Oktober tanpa kesepakatan dan terbukti menjadi salah satu faktor kunci yang memberikan dorongan naik terhadap Sterling. Namun, kenyataan bahwa masih ada perbedaan yang besar antara kedua belah pihak mengenai Brexit menahan para investor dari menempatkan taruhan “bullish” yang agresif. Hal ini ditambah dengan minat beli sekitar dolar AS – selanjutnya didukung oleh reboundnya imbal hasil obligasi AS – berkoloborasi menahan kenaikan yang kuat dari Poundsterling, paling tidak untuk saat ini.

Secara tehnikal, kenaikan lebih lanjut dari pasangan matauang ini akan menghadapi “resistance” terdekat di 1.2500 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2580 dan kemudian 1.2600. Namun, apabila berbalik turun, akan menghadapi “support” terdekat di 1.2430 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2400 dan kemudian 1.2360.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here