Emas Naik Setelah Kejatuhan Tajam; Dolar Menahannya

527

(Vibiznews-Commodity) Emas naik pada hari Kamis dengan para investor mengadakan pembelian di pasar setelah kejatuhan yang tajam pada sesi sebelumnya, namun kenaikan bullion terbatas dengan dolar AS tetap kuat.

Harga emas tergelincir sebanyak 2% pada hari Rabu dengan ketidakpastian politik di Amerika Serikat muncul dari permintaan “impeachment” terhadap Presiden Donald Trump menarik para investor ke dolar AS yang aman.

Analis FXTM Lukman Otunuga mengatakan,”Faktor utama yang sekarang mempengaruhi emas adalah menguatnya dolar AS. Orang masih melihat dolar AS sebagai tujuan utama dari keamanan, jadi pada intinya dolar AS telah mengambil sebagian dari arus safe-haven emas”.

Matauang AS naik ke ketinggian selama 3 minggu dan bertengger di dalam jarak sejauh ketinggian 2 tahun di 99.370 yang dicapai pada awal bulan ini.

Emas Spot menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada hari Kamis, naik 0.2% pada $1,507.24 per ons, sementara emas berjangka naik 0.2% pada $1,514.90.

Otunuga berkata,”Pada dasarnya level $1,500 bisa bertindak sebagai support yang bisa menarik pembeli untuk mendorongnya naik lebih tinggi, namun dalam jangka pendek jika dolar AS berlanjut untuk mengambil sebagian dari arus masuk safe-haven emas, kita bisa melihat penurunan lebih lanjut dulu”.

Sementara, saham-saham Eropa bergerak naik setelah komentar yang memberikan semangat dari Cina mengenai perdagangan.

Menteri perdagangan Cina mengatakan Beijing sedang dalam komunikasi yang dekat dengan Washington dan sedang menyiapkan untuk membuat kemajuan pada pembicaraan perdagangan pada bulan Oktober.

Bullion telah naik lebih dari 17% pada tahun ini, didorong oleh ketegangan perdagangan dan bertambah “dovish”nya kebijakan moneter oleh bank sentral ditengah ketakutan akan melambatnya pertumbuhan.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here