Harga Minyak Melonjak Pasca Serangan Terhadap Kapal Tanker Iran

1021

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak naik tajam pada Jumat (11/10) setelah media pemerintah Iran mengatakan bahwa dua roket menghantam sebuah kapal tanker Iran yang melakukan perjalanan melalui Laut Merah.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 90 sen atau 1,68% pada $ 54,45 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 91 sen atau 1,54% pada $ 60,01 per barel.

Perusahaan Minyak Nasional Iran mengatakan kepada NBC bahwa kapal tanker itu dihantam oleh dua ledakan pada jam 5:00 dan 5:20 waktu setempat. Dikatakan kapal tanker itu telah melakukan perjalanan melalui Laut Merah di lepas pantai Arab Saudi, 60 mil dari kota Jeddah.

Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah mengidentifikasi kapal itu sebagai Sabity, dengan NBC melaporkan bahwa para kru tidak terluka dan sedang bekerja untuk menstabilkan kapal. Setelah bocor minyak selama beberapa jam, kantor berita IRNA mengatakan sekitar pukul 8:30 pagi waktu London bahwa kebocoran telah berhenti dan situasinya terkendali.

Kementerian luar negeri Iran kemudian mengkonfirmasi bahwa tanker itu terkena dua kali, menurut TV pemerintah. “Mereka yang berada di belakang serangan bertanggung jawab atas konsekuensi dari petualangan berbahaya ini, termasuk pencemaran lingkungan berbahaya yang disebabkan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi, menurut Reuters.

Insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut. Serangan menjelang fajar di Arab Saudi pada 14 September menghantam dua dari fasilitas produksi terbesarnya, memaksa negara itu untuk sementara waktu menutup sekitar 50% dari produksinya, atau lebih dari 5% dari produksi minyak mentah harian dunia.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak berpotensi naik dengan adanya ketegangan Timur Tengah pasca penyerangan terhadap kapal tanker Iran. Juga akan mencermati hasil pertemuan negosiasi dagang AS-China malam ini, yang jika tercapai kesepakatan akan memberikan sentimen positif yang dapat mengangkat harga minyak dan sebaliknya. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 55,00-$ 55,50, namun jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 54,00-$ 53,50.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here