Index Stoxx Europe 600 Memperpanjang Penurunannya Dipimpin Sektor Perbankan

559

(Vibiznews – IDX Stocks) – Saham-saham di Eropa turun bersamaan dengan Futures Ekuitas A.S. setelah China tampaknya menuangkan air dingin pada kesepakatan perdagangan parsial yang digembar-gemborkan oleh Presiden Donald Trump, yang mengatakan ingin meneliti rincian perjanjian tersebut terlebih dahulu sebelum ditandatangani. Obligasi Eropa menguat.

Indeks Stoxx Europe 600 memperpanjang penurunan, dipimpin oleh sektor perbankan dan penambang, setelah Bloomberg melaporkan China ingin pembicaraan lebih lanjut sebelum memasang materai diatas perjanjian “fase satu” yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump. S&P 500 berjangka berbalik lebih rendah, menandakan ekuitas AS mungkin kehabisan tenaga setelah naik 1,8% dari rekor penutupannya di hari Jumat. Saham-saham telah naik sebelumnya dari Sydney sampai ke Hong Kong.
Yuan menghapus sebagian besar keuntungannya sebelumnya di pasar off shore. Treasury futures naik, sementara hari ini pasar untuk obligasi tunai di Amerika dan Jepang ditutup untuk liburan.

Fokus investor pada minggu ini akan segera beralih ke musim pendapatan yang dimulai dengan bank-bank besar AS termasuk JPMorgan Chase & Co., Goldman Sachs Group Inc. dan Morgan Stanley.
Di tempat lain, pound turun setelah meroket untuk dua sesi terakhir karena negosiator Uni Eropa memperingatkan bahwa rencana Brexit dari Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson belum cukup baik untuk menjadi dasar untuk satu perjanjian yang solid.

Pasar saham dan mata uang Turki jatuh karena AS dan Eropa meningkatkan ancaman untuk menjatuhkan sanksi atas serbuan ke Suriah. Dan minyak mentah turun setelah melonjak tinggi pada hari Jumat.

Berikut adalah beberapa acara penting yang akan datang minggu ini:
Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia menyelenggarakan pertemuan untuk membahas pembangunan ekonomi dan keuangan.
Presiden Fed St Louis James Bullard berbicara pada konferensi kebijakan moneter dan keuangan Bloomberg di London. Gubernur Riksbank Stefan Ingves juga berbicara di sana. Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic berbicara di Atlanta. Presiden Fed San Francisco Mary Daly memberikan pidato di Los Angeles.
Pada hari Rabu akan dikeluarkan keputusan kebijakan moneter di Korea Selatan.
Penjualan ritel AS diperkirakan akan meningkat selama tujuh bulan berturut-turut. Penjualan barang-barang yang termasuk “kelompok kontrol” juga diperkirakan akan meningkat. Pengeluaran konsumen membawa beban pertumbuhan ekonomi A.S. sehingga data akan dipantau secara ketat untuk tanda-tanda perlambatan.
China akan merilis PDB kuartal ketiga, produksi industri untuk bulan September dan data penjualan ritel pada hari Jumat.

Stok
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,9% pada 10:35 waktu London.
Futures pada Indeks S&P 500 turun 0,3%.
Indeks SMI Swiss merosot 1,1%.
Indeks DAX Jerman turun 0,8%.
MSCI Emerging Market Index meningkat 0,6%.

Mata uang
Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 0,1%.
Pound Inggris turun 0,8% menjadi $ 1,2565.
Euro naik 0,1% menjadi $ 1,1033.
Dolar Australia merosot 0,5% menjadi 0,676 per dolar.

Obligasi
Imbal hasil 10-tahun Jerman turun tiga basis poin menjadi -0,47%.
Imbal hasil 10 tahun Inggris merosot sembilan basis poin menjadi 0,616%.
Imbal hasil 10-tahun Spanyol turun tiga basis poin menjadi 0,203%.

Komoditas
Minyak mentah West Texas Intermediate merosot 1,9% menjadi $ 53,68 per barel.
Emas naik 0,3% menjadi $ 1,494.09 per ounce.
Bijih besi turun 2,4% menjadi $ 86,32 per metrik ton.

Selasti Panjaitan/Vibiznews
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here