Harga Minyak Sawit Naik Tiga Sesi Berturut-turut

401

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit Malaysia naik untuk ketiga sesi berurutan, karena perkiraan kenaikan permintaan untuk biofuel, menguatnya ringgit, sedangkan melemahnya minyak nabati lainnya membatasi kenaikan harga.

Harga minyak sawit Januari di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0.7%  menjadi 2,338 ringgit ($559.06) per ton.

Harga minyak sawit di Dalian turun 0.2%  pada hari Kamis, harga minyak kedelai turun 0.5%. Harga minyak kedelai di  CBOT tidak berubah.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia menetapkan penggunaan dari B20 di Malaysia dan B30 di Indonesia pada tahun depan sehingga permintaan biofuel dari Indonesia dan Malaysia akan meningkat, akibatnya konsumsi  minyak sawit naik 1.3 juta ton dan 10 juta ton per tahun sehingga mengurangi kerugian ke dua negara akibat pembatasan minyak sawit Uni Eropa.

Harga minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga dari minyak nabati lain karena persaingan antara minyak nabati di pasar global.

Kurs ringgit meningkat pada akhir sesi naik 0.02% terhadap dolar membatasi keuntungan.

Harga minyak sawit sempat turun ke 2,263 ringgit pada sesi sebelumnya setelah India menyatakan untuk menghentikan pembelian minyak nabati dari Malaysia.

Pedagang India sempat mengatakan untuk menghentikan pembelian minyak sawit Malaysia untuk pengiriman Nopember dan Desember, karena khawatir meningkatnya pajak import.

Analisa tehnikal support pertama di 2,296 ringgit dan berikut ke 2,256 ringgit dan resistant pertama di 2,367 ringgit berikut ke 2,394 ringgit

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here