Faktor Penggerak Harga Gula Mingguan

587

(Vibiznews – Commodity)  Harga  gula pada penutupan  pasar hari Jumat naik 5 sen karena peningkatan kurs real.

Harga gula Maret naik 5 sen (0.41% menjadi $12.35 per pound dan harga gula putih Desember di ICE London naik (0.51%).

Harga gula naik karena kurs real Brazil naik 0.80% ke tertinggi dua bulan terhadap dolar. Penguatan real menyebakan ekspor berkurang karena harga gula menjadi mahal bagi pembeli luar negeri.

Kenaikan harga gula juga dipicu kenaikan harga minyak mentah  ke tertinggi satu bulan pada hari Jumat. Kenaikan harga minyak mentah   menyebabkan harga etanol meningkat. Peningkatan harga etanol menyebabkan permintaan etanol meningkat sehingga tebu digiling untuk pembuatan etanol berakibat  persediaan gula jadi berkurang.

Namun harga gula sempat turun ke terendah satu bulan karena tekanan peningkatan persediaan. Data dari Unica pada hari Kamis produksi gula di Brazil di pusat dan selatan 1.91 MMT pada minggu pertama bulan Oktober diatas perkiraan 1.68 MMT. Total produksi 2019/2020  sampai pertengahan Oktober naik 1.1% dari tahun lalu menjadi 23.71 MMT.

Penguatan harga gula dipicu permintaan Cina menguat, setelah China’s General Administration of Custom melaporkan pada hari Rabu bahwa impor gula Cina naik 122.8% dari tahun lalu menjadi 420,000 MT. Laporan USDA pada hari Jumat lalu memperkirakan produksi gula India 2019/20 turun ke 29.300 MMT dari perkiraan Mei sebesar 30.305 MMT.

Gambaran pengaruh pasar gula pada minggu lalu:

  • Produksi gula dunia di 2019/20 (Apr/Mar) akan turun 2.3% dari tahun lalu menjadi 172 MMT walaupun menurut catatan masih naik 0.6% menjadi 185.2 MMT pada 2018/19/
  • Neraca dari gula dunia akan berubah menjadi defisit 4.8MMT pada 2019/20 dari surplus 1.7 MMT pada 2019/20.
  • Produksi gula Brazil di 2019/20 naik 17.4% dari tahun lalu menjadi 34.1MMT, setelah produksi 2018/19 (Apr – Mar) turun 17.2% dari tahun lalu ke terendah sebelas tahun di 31.4 MMT.
  • Produksi gula India di 2019/20 akan turun 15% dari tahun lalu ke terendah tiga tahun menjadi 28 MT karena cuaca kering dan penundaan musim monsoon.

Laporan penggilingan tebu di Brazil

Laporan penggilingan tebu di Pusat dan Selatan Brazil pada pertengahan Oktober terjadi peningkatan dari tahun lalu karena cuaca yang baik menyebabkan panen meningkat.

Jumlah tebu yang digiling 37.47 metrik ton naik 46.2% dari tahun lalu pada periode yang sama, menghasilkan 1.9 juta ton gula naik 70% dan 2.29 milyar liter etanol naik 54.9%

Perpaduan produksi sampai pertengahan bulan ini 34.65% gula dan 65.35% etanol, pada tahun lalu 32.3% gula dan 67.7% etanol.

Dari tanggal 1 April sampai 16 Oktoer di Brazil tebu yang digiling 510.27 juta ton tebu naik 5%  pada periode yang sama dari tahun lalu. Produksi gula naik 1.1% menjadi 23.7 juta ton dan etanol naik 5.9% menjadi 27.52 milyar liter.Perpaduan produksi gula dan etanol sampai 16 Oktober 35.3% gula dan 64.7% etanol dan tahun lalu 36.1% gula dan 63.9 % etanol

Analisa tehnikal pada gula dengan support pertama di $12.10 dan berikut ke $11.90 sedangkan resistan pertama di $12.40 dan berikut ke $12.60.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here