Strategi Bank Indonesia Menghadapi Ekonomi Indonesia Kedepan

637

(Vibiznews – Banking) Dalam acara CEO Networking 2019 yang bertemakan“Embracing the Opportunities in Dynamic Global Economy” di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berbicara tentang kebijakan suku bunga acuan di tahun 2020.

Perry Warjiyo mengatakan memiliki beberapa skenario terkait dengan suku bunga acuan di 2020.

“Berdasarkan skenario, underlying asumsi kami ekonomi global tahun ini tumbuh 3% dan growth tahun depan 3,1% dengan asumsi trade war antara AS dengan China ada kesepakatan”.

Dengan asumsi tersebut, maka Perry Warjiyo menegaskan ruang kebijakan moneter yang akomodatif terbuka.

“Bisa lewat suku bunga, penurunan GWM, hingga relaksasi makroprudensial, instrumen-instrumen ini masih lebih terbuka ruang lebih akomodatif”.

“Kapan? Kita akan mencermati perkembangan ekonomi dunia. Kami tidak tahu antara AS dengan China akan akan sepakat atau akan memburuk. Kalau memburuk tahun depan ekonomi global tidak akan tumbuh 3,1%, bisa turun menjadi 3% atau 2,9%,” jelas Perry.

Dari Bank Indonesia ingin ekonomi growth kita mengarah ke 5,3% untuk ekonomi Indonesia kedepan.

Herwantoro/VMN/VBN/Journalist
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here