Rekomendasi Forex EUR/USD Minggu Ini

592

(Vibiznews-Forex) Dolar AS mengembalikan keuntungan mingguan sebelumnya, berakhir turun terhadap semua rival utamanya. Penurunan ini disebabkan oleh Cina yang melemparkan keragu-raguan mengenai kesepakatan perdagangan jangka panjang dengan Amerika Serikat, dan oleh komentar dari Gubernur Federal Reserve Jerome Powell. Pasangan matauang EUR/USD mengakhiri minggu lalu dengan keuntungan disekitar 1.1130.

Federal Reserve AS bertemu pada hari Rabu minggu lalu dan sebagaimana yang telah diperkirakan, memangkas tingkat suku bunganya 25 bps menjadi diantara 1.5% dan 1.75%. Ini adalah pemangkasan bunga yang ketiga kalinya pada tahun ini, dan pernyataan yang menyertainya mengatakan bahwa para pembuat kebijakan sudah selesai sekarang, dengan Powell mengatakan bahwa level sekarang “kemungkinan tetap pantas,” sesuai dengan perkiraan dari the Fed mengenai pertumbuhan ekonomi yang moderat. Seperti biasanya, Powell berkata bahwa bank sentral AS akan merespon sepantasnya terhadap perkembangan ekonomi. Powell juga berkata bahwa mereka akan perlu untuk melihat pergerakan naik yang sungguh-sungguh signifikan di dalam inflasi, sebelum mempertimbangkan untuk menaikkan tingkat suku bunga lagi di kemudian hari. Dolar AS runtuh setelah munculnya kata-kata yang terakhir yang memberikan signal tidak akan ada kenaikan tingkat suku bunga di masa depan.

Laporan Non-Farm Payroll yang bagus membantu USD mengalami sebagian pemulihan pada hari Jumat, dengan ekonomi menambah 128.000 pekerjaan baru di bulan Oktober, sementara angka bulan September direvisi naik menjadi 180.000 dari sebelumnya 136.000. Tingkat pengangguran naik sebagaimana dengan yang telah diperkirakan menjadi 3.6%. Pertumbuhan upah sesuai dengan ekspektasi pasar. Laporan ini, namun, tidak mengubah sikap bank sentral AS, tidak juga sikap dolar AS yang lemah. Versi final dari Markit PMI bulan Oktober muncul di 51.3, meleset dari yang diperkirakan pasar dan dengan demikian membatasi keuntungan dari dolar AS lebih jauh.

Sementara itu, data Eropa yang dirilis sedikit memberikan semangat namun terus memberikan signal melambatnya pertumbuhan di Uni Eropa. Menurut perkiraan pendahuluan dari GDP kuartal ke tiga pertumbuhan adalah 0.2% di dalam 3 bulan sampai bulan September.

Minggu ini data-data ekonomi yang akan keluar lebih ringan namun tetap dapat menggerakkan pasar. PMI bulan Oktober versi final akan keluar, baik dari Amerika Serikat maupun dari Uni Eropa. Jerman akan merilis Factory Orders, Industrial Productioan dan data Neraca Perdagangan, semuanya memiliki kemungkinan membuat EUR tumbang. Angka yang paling relevan dari Amerika Serikat adalah perkiraan pendahuluan dari Michigan Consumer Sentiment Index untuk bulan November, kemungkinan turun dari 95.5 di bulan Oktober menjadi 94.7.

EUR/USD bisa memperpanjang keuntungannya pada minggu ini namun tidak mungkin mengalami rally yang substansial. Indikator tehnikal menuju level lebih tinggi namun tanpa kekuatan yang cukup untuk mendukung keuntungan lebih jauh kedepannya. Melampaui 1.1200, pasangan matauang ini akan bisa memperpanjang keuntungannya minggu ini kearah 1.1240/50, sementara keuntungan tambahan bisa mencapai area 1.1310. Sedangkan garis “support” ada di 1.1110 dan 1.1065 yang apabila berhasil ditembus akan membuat berbalik menjadi “bearish”.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here