Harga Karet Turun Dari Tertingginya 3 Bulan

876

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet di TOCOM turun dari harga tiga bulan tertingginya pada hari Rabu karena adanya  laporan produksi dari Myamar dan Vietnam

Harga karet April di TOCOM  turun 1.6 yen  (0.89%) menjadi 177.3 yen per kg pada penutupan pasar hari Jumat, pada hari Rabu  kemarin  harganya sempat mencapai tertinggi 3 bulan sejak 30 Juli menjadi 180.3 yen sesi pertama.

Harga karet Januari di Shanghai Futures Exchange naik 35 juan menjadi 12,110 yuan ($1,731) per ton. Produk baru TSR20 naik 40 yuan menjadi 10,165 yuan per ton.

Penandatanganan perjanjian dagang antara US dan China untuk fase pertama mendekati penandatanganan pada awal bulan ini. Optimisme perjanjian dagang antara AS-Cina membuat harga karet di Shanghai dan Tokyo naik.

Produsen karet alam terbesar seperti Thailand, Indonesia dan Malaysia memperkirakan produksi karet turun 800,000 ton tahun ini, menurut the International Tripartite Rubber Council (ITRC) yang diwakili ke  tiga negara diatas.

Di Singapore, SICOM Exchange harga karet Desember tidak berubah ke 135.4  US sen, perkg.

Faktor penurunan harga karet :

  • Dolar AS menguat menjadi 108.97 yen pada hari Rabu dibanding 108.76 yen dibanding 108.76 yen pada hari Selasa siang sehingga harga karet menjadi lebih murah bagi pembeli luar Jepang.
  •  Harga minyak mentah turun hari Rabu karena persediaan dari minyak AS, setelah sebelumnya naik tiga sesi karena berharap perang dagang AS – Cina berhenti. Dengan turunnya harga minyak maka pabrik-pabrik ban dan automotif lebih memilih karet sintesis daripada karet alam.

Potensi Karet di Myamar.

Ekspor karet Myamar sudah mencapai USD  6 juta selama satu bulan awal periode pasar,  namun masih  turun USD 4 juta dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Dari             1  Oktober sampai 25 Oktober 2019 -2020 ekspor mencapai USD 6.32 juta.

Di Myamar ada 500,000 are perkebunan  karet di daerah Mon State dan hampir 270,000 are perkebunan karet di daerah Kavin. Sehingga di seluruh negara hampir 1.6 juta are karet.  Produksi karet lokal sebesar 200,000 ton setahun dan  90% dari produksi karet di ekspor ke luar negeri. Ekspor karet Myamar  ke Malaysia, Singapore, Indonesia, ROK, Jepang, Thailand dan India

Potensi Karet di Vietnam.

Pada akhir 2018 Vietnam memiliki 965,000 ha perkebunan karet dengan 686,000 ha yang masih aktif dan menghasilkan 1.14 juta ton karet per tahun sehingga  ekspor latex menghasilkan  USD 2 milyar. Total pendapatan ekspor dari berbagai produk karet lebih dari USD 6 milyar.

Karet menjadi industri mayor di Vietnam sehingga dapat  mendorong pertumbuhan ekonomi, namun industri karet mendapat banyak tantangan karena penanaman terus berkembang sementara harga karet global turun sejak 2015.

Area perkebunan di Vietnam diharapkan akan menjadi 900 ha di 2030, dan menghasilkan 1.43 juta ton karet per tahun.

Produksi karet Vietnam kebanyakan adalah raw material sehingga menarik bagi pasar Cina. Industri yang memproses karet lokal terbatas dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya, masih terlalu sedikit jika dibandingkan  dengan permintaan karet lokal.

Analisa tehnikal untuk karet TOCOM dengan support di 168.34 yen dan berikut ke 161.67 yen sedangkan resistant pertama di 180.17 yen dan berikut ke 186.84 yen

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here