Rekomendasi Forex EUR/USD 14 November 2019

360

(Vibiznews-Forex) EUR/USD sedang mengkonsolidasikan kerugiannya diatas 1.10 dengan CPI AS meleset di 2.3% YoY. Keprihatinan mengenai hubungan AS-Cina membebani pasar.

Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan Cina dengan tarif baru jika kesepakatan tidak tercapai. Perkataannya membebani pasar – yang telah mengharapkan disingkirkannya bea masuk, bukan yang baru. Sebaliknya, dia mengulangi sikapnya bahwa Cina sangat mengingini kesepakatan.

Khususnya bagi euro, Presiden AS juga telah menyatakan bahwa Uni Eropa tidak memperlakukan Amerika Serikat dengan baik di dalam beberapa cara yang lebih buruk daripada Cina – suatu tanda yang buruk bahwa pemerintahan Trump kemungkinan akan mengenakan  bea masuk atas otomobil Jerman. Keputusan untuk menunda tarif ini untuk 6 bulan yang akan datang, sedang ditunggu pada minggu ini – tapi perkataan Trump menyulitkan matauang bersama Eropa.

EUR/USD telah memperpanjang kejatuhannya ditengah ketakutan akan kerusakan ekonomi langsung dari jatuhnya ekspor ke Amerika Serikat atau kesakitan yang tidak langsung dari melemahnya permintaan Cina, dengan pajak dari AS telah melemahkan ekonomi dari raksasa Asia.

Fokus sekarang bergerak ke Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell yang memberikan testimony di depan Kongres AS. The Fed baru-baru ini memberikan signal perhentian yang lama dan rintangan yang lebih tinggi untuk menaikkan tingkat suku bunga daripada memangkasnya. Namun, indikator ekonomi belakangan ini seperti laporan pekerjaan mengarah kepada perbaikan, dan Powell kemungkinan akan fokus pada hal ini – secara potensial telah  membantu mendorong dolar AS naik lebih tinggi.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kepada Kongres pada hari Rabu bahwa Federal Reserve tidak mungkin untuk menyesuaikan suku bunga dalam waktu dekat selama ekonomi tetap pada jalurnya saat ini.

Dalam komentar yang diberikannya kepada Komite Ekonomi Bersama, Powell menegaskan kembali sikap yang diuraikannya beberapa minggu yang lalu bahwa langkah Fed tahun ini menuju kebijakan moneter yang lebih akomodatif telah membantu mendukung ekonomi yang terus tumbuh. Dia mencatat bahwa pergerakan Fed cenderung memiliki efek yang tertinggal, yang berarti bahwa akan membutuhkan waktu untuk menilai dampak yang mereka miliki.

Pasangan matauang ini tetap berada dibawah SMA 50, 100 dan 200 yang memberikan tanda “bearish”.

Dibawah level psikologis 1.10, garis “support” yang signifikan berikutnya adalah 1.0940 dan selanjutnya 1.0905. Sebaliknya “resistance” awal menunggu di 1.1035 dan kemudian 1.1055 dan akhirnya 1.1090.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here