China Pesimis Kesepakatan Dagang Dengan AS; Trump Belum Mau Hapuskan Tarif

498

(Vibiznews – Economy & Business) Pesimisme menguat di Beijing terkait kesepakatan perdagangan karena keengganan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan tarif, kata sebuah sumber pemerintah seperti yang dilansir CNBC.

AS dan China sepakat untuk mengerjakan kesepakatan perdagangan “fase satu” terbatas pada awal Oktober. China telah mendorong penghapusan bea tambahan yang dikenakan pada produk masing-masing dalam fase yang berbeda, sebagai bagian dari kesepakatan. Juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng mengatakan awal bulan ini kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan tentang kenaikan tarif.

Namun Trump mengatakan pekan lalu bahwa dia belum setuju untuk membatalkan tarif barang-barang Cina, bertentangan dengan sinyal dari China dan mengurangi harapan tentang resolusi yang akan datang untuk konflik perdagangan.

Perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia telah berlangsung selama hampir dua tahun. Pemerintahan Trump telah mengenakan tarif lebih dari $ 500 miliar pada barang-barang China, sementara Beijing telah mengenakan bea sekitar $ 110 miliar pada produk-produk Amerika.

Trump berharap untuk menyelesaikan keluhan luar biasa dengan praktik perdagangan Beijing, termasuk transfer teknologi paksa dan pencurian kekayaan intelektual, sembari mengamankan lebih banyak pembelian barang pertanian AS di China.

Kementerian Perdagangan China mengatakan pada hari Minggu kedua belah pihak melakukan diskusi konstruktif tentang masalah utama masing-masing dan sepakat untuk tetap berhubungan erat. Sementara itu, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pada hari Jumat kedua negara semakin dekat untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here