Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

350

(Vibiznews-Forex) Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Minat spekulatif mengejar assets yang lebih aman ditengah ketegangan baru antara AS dengan Cina, sehubungan dengan pembelian produk-produk pertanian, walaupun belum sampai panik. EUR/USD kembali berhasil naik dan diperdagangkan di level 1.1020 setelah USD mengalami penurunan. Selain penurunan USD, kenaikan EUR/USD juga disebabkan oleh data-data yang datang dari Eropa yang umumnya memberikan semangat, dengan perkiraan pendahuluan dari GDP Jerman kuartal ketiga muncul di 0.1%, lebih baik daripada yang diperkirakan oleh para analis akan pertumbuhan yang datar. Sementara itu GDP pendahuluan kuartal ketiga dari Uni Eropa sesuai dengan perkiraan pasar di 0.2%, dan di dalam keduanya, angka tahunan sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan. Inggris lolos dari suatu resesi setelah bertumbuh di kuartal ketiga – namun ekspansi tahunan sebesar 0.1% meleset dari yang diperkirakan – dan juga lemah dari ukuran absolut. Inflasi melambat ke 1.5% pada bulan Oktober.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. Pasar membuat ketinggian sepanjang waktu – hal yang paling “bullish” yang mereka bisa lakukan!
    2. CPI naik 0.4% m/o/m, diatas kenaikan yang diperkirakan 0.3
    3. Home refinance apps naik 13.0% w/o/w, diatas dari kenaikan sebelumnya 2.0%.
    4. Home mortgage apps naik 5.0% w/o/w, diatas dari sebelumnya yang turun 3.0%.
    5. Retail sales naik 0.3% m/o/m, diatas dari kenaikan yang diperkirakan 0.2%.
    6. PPI-FD naik 0.4% m/o/m, diatas kenaikan yang diperkirakan 0.3%.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

  1. Ketidakpastian perdagangan terus berlanjut.
    2. Industrial production turun 0.8% m/o/m, dibawah dari penurunan yang diperkirakan 0.4%.
    3. Klaim pengangguran naik 14.000 w/o/w dari 211.000 menjadi 225.000.
    4. Business inventories turun 0.2%, dibawah dari yang diperkirakan kenaikan 0.1%.
    5. Same store sales naik 5.0% w/o/w, turun dari kenaikan sebelumnya 5.5%.
    6. Import prices turun 0.5% m/o/m dan harga ekspor turun 0.1% m/o/m, kedua-duanya dibawah daripada yang diperkirakan.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here