Market Mover 19 Nov : Pasar Global Bergantung pada “Optimisme” atau “Pesimisme” Perdagangan AS-China

703

(Vibiznews – Market Mover) Kesepakatan perdagangan AS-China fase satu yang rencananya ditandatangani bulan ini, belum juga terlihat kepastiannya.
Bahkan baru-baru ini situasi di Beijing justru pesimis merespon kesepakatan dagang dengan AS, mengingat Presiden AS Donald Trump menolak untuk menurunkan tarif barang-barang China seperti yang China harapkan.

Padahal pada akhir pekan sebuah laporan media pemerintah China menyatakan bahwa pembicaraan perdagangan tingkat tinggi yang konstruktif telah terjadi antara Beijing dan Washington. Kedua kekuatan ekonomi telah berupaya mencapai kesepakatan fase satu, yang diharapkan akan segera ditandatangani.

Ada pihak yang optimis menyatakan bahwa kesepakatan perdagangan AS-China akan diselesaikan dan ditandatangani sebelum Natal karena adanya dukungan dari para CEO perusahaan AS yang menginginkan stabilisasi dan hubungan bisnis yang baik dengan China. Bahkan dikatakan kedua negara ekonomi teebesar dunia ini dapat saling melengkapi khususnya dalam bisnis teknologi.

Pihak pesimis lainnya menyatakan kesepakatan perdagangan fase satu akan gagal, sehingga pengenaan peningkatan tarif akan diberlakukan mulai 15 Desember mendatang.

Sentimen perdagangan AS-China inilah yang mau tidak mau perlu dicermati pelaku pasar. Bagaimana mengambil keputusan saat optimisme muncul dan sebaliknya apa yang harus diputuskan saat pesimisme menguat?

Di tengah ketidakpastian perdagangan AS-China ini dipastikan aset safe haven seperti komoditas emas dan mata uang Yen Jepang dan Franc Swiss juga dolar AS berpotensi menguat.
Sedangkan Poundsterling dan Euro akan mencermati juga perkembangan Brexit dan ekonomi Eropa, yang jika negatif akan semakin menekan.
Bursa global diperkirakan akan mixed mencermati ketidakpastian ini, namun sedikit saja datang sentimen negatif cenderung akan melemah.
Yang juga akan dirugikan adalah harga minyak, karena ketidakpastian memicu kekhawatiran penurunan permintaan dan harga akan melemah.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here