Forex Hari Ini: Ketegangan Politik Baru AS-Cina & Risalah Pertemuan FOMC

473

(Vibiznews-Forex) Ketegangan politik yang baru antara Cina dan AS muncul setelah senat AS menyetujui Hong Kong Human Rights and Democracy Act of 2019 dan Cina mengancam akan membalas AS atas interfensi ke urusan internal mereka. Sentimen dari para investor terpukul berat oleh kemarahan Cina yang terbaru yang bisa membebani secara negatif pembicaraan perdagangan AS-Cina. Assets “safe-haven” seperti JPY, USD, dan Emas mengalami kemajuan karena mahalnya asset-asset yang memberikan imbal hasil yang beresiko seperti imbal hasil Treasury dan saham global.

Baik Aussie dan Kiwi merasakan panasnya dari peningkatan resiko politik dan perdagangan AS-Cina. AUD/USD diperdagangkan di dalam warna merah sementara NZD/USD jatuh -0.15% dekat level 0.6415. Sementara USD/JPY bergerak naik dari posisi rendahnya namun kekurangan tenaga untuk melanjutkannya disekitar pertengahan 108 ditengah keengganan terhadap resiko.

Menuju pembukaan perdagangan sesi Eropa, baik pasangan EUR/USD maupun GBP/USD berada dalam tekanan. Poundsterling menderita dari debat politik antara Johnson dan Corbyn yang berakhir dengan catatan buruk.

Fokus ke depannya dari Uni Eropa adalah Producer Price Index (PPI) Jerman yang akan keluar jam 15:00 wib, yang diperkirakan akan sama dengan angka sebelumnya 0.1%.

Pada sesi Amerika Utara, event utama yang dinantikan adalah risalah pertemuan Federal Reserve AS bulan Oktober yang akan diikuti dengan cermat untuk mendapatkan petunjuk mengenai pemangkasan tingkat bunga bulan Desember dan outlook tingkat bunga AS  tahun 2020.

Sementara itu, sentimen pasar secara keseluruhan akan terus tergantung kepada perkembangan politik dan perdagangan AS dengan Cina paling tidak sampai risalah FOMC dirilis.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here