Harga Gandum Naik, Ada Permintaan Baru dari Afrika

388

(Vibiznews – Commodity)  – Harga gandum meningkat pada penutupan pasar hari Rabu karena ada kesempatan baru untuk ekspor ke Afrika

Harga gandum Desember di CBOT meningkat  3.5 sen menjadi  $5.1550 per bushel.

Perkiraan ekspor mingguan  adalah antara 200,000 – 500,000 MT sampai 14 Nopember. Pada minggu lalu ekspor mingguan sebesar 238,620 MT dan tahun lalu 330,394 MT.  Jordan membeli  60,000 MT dari persediaan gandum dunia.

Perkiraan produksi  Australia sebesar 16.7 MMT ke terendah 10 tahun, karena cuaca kering.

Harga gandum  naik  kemarin karena ada permintaan  baru dari Afrika, ada tender dari Aljazair dan Tunisia pada minggu ini, dan ada kesempatan  AS untuk mengambil kesempatan ini.

Produksi  USDA mengalami penurunan namun panen berlangsung dalam keadaan yang baik, produksi meningkat di  bagian Utara dunia, namun penurunan terjadi di bagian Selatan dunia, sehingga  sehingga sulit bagi AS untuk memenuhi permintaan gandum dunia.

Harga gandum sangat dipengaruhi oleh peristiwa di Eropa dan Laut Hitam dan harga gandum AS biasanya mengikuti  harga itu karena persaingan dalam penjualan.

Daerah Selatan area pertanian gandum di AS mengalami cuaca kering dan kelembaban sedikit pada pertengahan minggu lalu. Suhu udara diatas normal. Di Daerah utara juga kering  dengan salju yang turun sedikit. Suhu udara diatas normal. Di Canadian Prairies cuaca kering dan suhu udara diatas normal.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di  $5.01 dan berikut ke $4.99 sedangkan resistant  pertama ke $5.17 dan berikut ke $5.22.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here