Harga Kedelai Turun Karena Kekhawatiran Perang Dagang AS-Cina

344

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai dan produknya turun pada penutupan pasar hari Rabu kecuali minyak kedelai, kekhawatiran Perang Dagang AS -Cina akan berlangsung lebih parah membuat harga kedelai yang awalnya meningkat menjadi turun pada akhir pasar.

Harga kedelai  Januari  di CBOT turun 6.5 sen menjadi $9.05 per bushel , Harga soybean meal turun $2.20 menjadi  $299.80 per ton  dan sedangkan harga minyak kedelai naik 24 point.

Perkiraan ekspor  mingguan dari pedagang sebesar  0.8 – 1.4 MMT . Ekspor soymeal diperkirakan 100-45,000 MT dan ekspor minyak kedelai  5,000 – 25,000 MT.

Harga kedelai  FOB di AS masih di bawah harga  di Brazil namun masih diatas harga di Argentina. Harga minyak sawit sebagai saingan dari minyak kedelai di tutup di harga tertinggi sejak Nopember 2017.

Harga kedelai   Januari turun,   karena  AS masih menyatakan akan mengenakan tariff yang lebih tinggi lagi bahkan dari sekarang sehingga  Cina pesimis akan penyelesaian perjanjian dagang dengan AS,  AS menunda tanda tangan walaupun  Cina membebaskan tariff untuk komoditi pertanian dan membeli produk AS, akibatnya importir Cina mengalami kesulitan dalam menurunkan barang di pelabuhan karena beacukai dan juga penguasa pelabuhan menghalangi  penurunan kedelai dan produk pertanian lainnya. Minyak kedelai menjadi mahal karena  kurangnya permintaan akan kedelai membuat permintaan minyak kedelai lebih banyak.

Panen kedelai sudah selesai namun petani menyimpan hasil panennya di gudang  dan tidak melakukan penjualan.

Analisa tehnikal untuk kedelai support pertama di 9.12 dan berikut ke $9.16 sedangkan resistant pertama di $9.25 dan $9.27.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here