IHSG Rabu Berakhir Melemah Tipis ke 6023; Berlawanan dengan Bursa Asia

279

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Rabu sore ini (27/11) terpantau melemah terbatas 0,05% atau -3,149 poin ke level 6.023,039 setelah dibuka turun ke level 6.025,941. IHSG bergerak dalam 2 arah dengan tergerus di sesi keduanya, sementara sebaliknya bursa kawasan Asia hari ini menguat sambil menantikan hasil yang konkrit dalam deal dagang AS – China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini berakhir melemah 0,07% ke level Rp 14.095, dengan dollar AS di pasar uang Eropa tampak masih menanjak oleh harapan segera terjadinya deal dagang AS-China. Rupiah terkoreksi dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.088.

Mengawali perdagangannya IHSG turun 0,2 poin (0,00%) ke level 6.025. Indeks LQ45 juga berkurang ke level 955. Siang ini, di penutupan sesi pertama IHSG terpantau naik tipis 1,337 poin (0,02%) ke level 6.027. Indeks LQ45 naik 2,094 poin (0,22%) ke level 960,917.

IHSG kemudian turun ke zona merah, dan di akhir sesi melemah terbatas 0,05% atau -3,149 poin ke level 6.023,039. Indeks LQ45 naik 2,370 poin (0,25%) ke level 961,193. Hari ini lima dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor perkebunan yang merosot 2,85%, diikuti sektor property yang turun 1,56%.

Tercatat sebanyak 124 saham naik, 281 saham turun dan 139 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 599.59 kali transaksi sebanyak 11,14 miliar lembar saham senilai Rp 7,29 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,28% dan Indeks Hang Seng yang naik 1,15%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Envy Technologies (ENVY) -24,78%, Wijaya Karya (WIKA) -4,59%, Antam (ANTM) -3,70%, dan Ace Hardware (ACES) -3,18%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih terus tertekan walaupun ada upaya rebound terbatas, sementara bursa regional Asia cenderung menguat menantikan hasil yang konkrit dalam berita deal dagang AS – China. Berikutnya IHSG nampaknya berpeluang untuk rebound karena makin dalam pada oversold area-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.167 dan 6.274. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.002, dan bila tembus ke level 5.988.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here