IHSG Selasa Pagi Terkoreksi 0,2% ke 6117; Koreksi Paska Rebound Kuat 2 Hari

100

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Selasa pagi ini (3/12) terpantau terkoreksi 0,20% atau -12,173 poin ke level 6.117,946 setelah dibuka turun ke level 6.119,902. IHSG terkoreksi setelah kemarin menguat tajam 2%, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya oleh cuitan Trump yang akan menaikkan tariff impor baja dari Brazil dan Argentina.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau terkoreksi 0,05% ke level Rp 14.132, dengan dollar AS di pasar uang Asia tampak rebound teknikal setelah tergerus signifikan di tengah data manufaktur China yang melebih ekspektasi. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.125.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 10,153 poin (0,18%) ke level 6.119,902. Indeks LQ45 turun 2,68 poin (0,27%) ke 975,573. Pagi ini IHSG terpantau melemah kembali 0,20% atau -12,173 poin ke level 6.117,946. Sementara LQ45 terlihat turun 0,38% atau -3,527 poin ke level 974,730.

Tercatat saat ini sebanyak 142 saham naik, 114 saham turun dan 129 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Selasa subuh ini berakhir melemah setelah rilis data manufaktur AS yang lebih rendah dari ekspektasinya. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,85%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,336%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi terbatas setelah dua hari sebelumnya terus rebound, bahkan kemarin menanjak hampir 2%, sementara bursa regional Asia banyak melemah setelah memanasnya tensi dagang Amerika dengan Brazil dan Argentina terkait impor baja. Berikutnya IHSG nampaknya akan sedikit dihadang aksi ambil untung, tetapi keseluruhan sedang dalam uptrend meninggalkan oversold-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.105 dan 6.167. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.939, dan bila tembus ke level 5.767.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here