Forex Hari Ini: Perang Dagang Trump Membebani Sentimen Pasar

358

(Vibiznews-Forex) Berikut ini adalah peristiwa yang berhubungan dengan Forex pada hari ini:

Ketegangan Perdagangan tetap tinggi setelah komentar Presiden Donald Trump pada hari Selasa yang mengatakan bahwa kesepakatan mungkin menunggu setelah pemilihan Presiden November 2020. Terlebih lagi, rencana pengenaan tarif pada tanggal 15 Desember masih utuh dan dan negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini juga berdebat tentang topik lainnya seperti HAM di Xinjiang. Para pembuat undang-undang di AS menyetujui sanksi terhadap para pejabat di provinsi Barat, dan Beijing bersumpah untuk membalasnya.

Dolar AS berada pada level terendah disebabkan juga karena Purchasing Manager Index ISM Manufaktur yang lemah pada hari Senin. Menurut kalender ekonomi, PMI Jasa dan ADP Non-Farm Payrolls akan muncul yang juga menjadi petunjuk kearah laporan pekerjaan hari Jumat. EUR/USD tetap mendekati 1.11 dan GBP/USD bergulat di 1.30.

Pemilihan Inggris: Opini polling yang baru menunjukkan kemenangan yang stabil bagi partai Konservatif atas partai Buruh sekitar 10 poin. Trump menyangkal memiliki minat di dalam National Health Services, salah satu topik panas di dalam pemiihan umum. Markit PMI Jasa final mengarah mengkonfirmasi kontraksi di sektor terbesar di Inggris ini.

AUD/USD turun dari ketinggian setelah GDP kuartal ketiga mengecewakan dengan hanya 0.4%. Revisi naik untuk angka kuartal kedua gagal menggembirakan Aussie.

USD/CAD diperdagangkan disekitar 1.33 menjelang keputusan tingkat bunga Bank Canada. BOC kemungkinan akan mempertahankan kebijakannya tidak berubah. Nada yang baik atas investasi bisa mengirim Dolar Kanada naik. Harga minyak turun meskipun Irak ingin bersetuju mengenai pemangkasan produksi di pertemuan OPEC yang akan datang.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here