Emas Bertahan Dekat $1475 Didukung Melemahnya USD

553

(Vibiznews-Commodity) Emas berjuang mempertahankan pergerakan positipnya selama perdagangan “intraday” dan sekarang berada di areah $1475.

Setelah penurunan pada sesi sebelumnya, melemahnya permintaan akan dolar AS memperpanjang dukungan terhadap komoditi yang berdenominasi dolar AS ini selama perdagangan sesi Asia pada hari ini.

Fokus para trader dan investor emas tetap masih pada perkembangan perdagangan. “Greenback” tetap berada pada posisi yang bertahan ditengah rilis data makro ekonomi AS yang mengecewakan, menunjukkan para majikan dari sektor swasta hanya menambah 67.000 pekerjaan pada bulan November dan ISM PMI Non-Manufaktur AS jatuh lebih daripada yang diperkirakan menjadi 53.9.

Kenaikan harga emas ini namun kekurangan kekuatan untuk berlanjut ditengah optimisme perdagangan yang baru, yang dipimpin oleh laporan dari Bloomberg pada hari Rabu kemarin yang memberikan indikasi bahwa AS dan Cina sedang bergerak lebih dekat kepada kesepakatan sebelum tenggat waktu tarif pada tanggal 15 Desember.

Hal ini diikuti oleh komentar yang bagus sehubungan dengan perdagangan dari Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan pembicaraan dengan Cina berjalan dengan baik. Hal ini akhirnya mendorong sentimen resiko global dan menekan metal berharga yang dipandang sebagai berstatus “safe-haven”.

Sementara itu, kenyatan bahwa Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan dengan Cina mungkin tidak terjadi sampai setelah pemilihan Presiden AS tahun 2020, bisa memberikan tahanan atas optimisme yang terbaru ini dan membantu membatasi setiap koreksi yang tajam, paling tidak untuk sekarang ini.

Karenanya, adalah bijaksana untuk menunggu sampai ada aksi jual yang kuat dan berkelanjutan sebelum mengkonfirmasi bahwa pergerakan pemulihan belakangan ini sudah panas dan memasuki tren turun.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here