Preview Non-Farm Payrolls AS: Pasar Tenaga Kerja Tetap Menantang

534

(Forex-Vibiznews)  Bureau of Labor Statistics (BLS) sebuah divisi dari Departmen Tenaga Kerja AS akan merilis Laporan Situasi Employment, yang biasanya disebut sebagai Non-Farm Payrolls atau NFP, pada malam ini. Non-Farm Payrolls diperkirakan naik 180.000 pada bulan November setelah kenaikan 128.000 pada bulan Oktober. Tingkat pengangguran diperkirakan tidak berubah di 3.6%. Pendapatan perjam akan naik 0.3% pada bulan November setelah kenaikan 0.2% pada bulan Oktober dan pendapatan pertahun akan stabil di 3.0%. Tingkat partisipasi tenaga kerja akan tetap berada di 63.3%.

Dolar AS berjuang setelah laporan dari ADP menunjukkan kenaikan yang lemah dengan hanya 67.000 pekerjaan di sektor swasta pada bulan November, kurang dari setengah yang diperkirakan sebesar 140.000. Data ADP yang mendahului laporan yang paling penting Non-Farm Payrolls biasanya merefleksikan angka NFP yang akan keluar pada malam ini.

Namun kali ini, angka ADP bulan November yang lemah kemungkinan tidak diikuti oleh NFP. Selain korelasi ADP dengan NFP bulan per bulan rendah belakangan ini, sekitar 40.000 sampai 60.000 tenaga kerja dari GM dan industri yang terkait yang mogok dan mengurangi angka payrolls bulan Oktober akan ditambahkan pada angka NFP bulan November.

Dolar telah berada pada posisi bertahan belakangan ini diseret turun oleh data makro ekonomi AS yang buruk, khususnya dua indeks ISM manufaktur dan non-manufaktur. Namun, tingkat pengangguran 3.6% maupun “initial jobless claims moving average 4 minggu” 219.750 yang paling rendah selama lima dekade, tidak menunjukkan kesulitan di pasar tenaga kerja.

Payrolls tetap tangguh meskipun terjadi penurunan di pertumbuhan ekonomi AS.  Penurunan yang panjang di manufaktur dan “employment”, yang sebagian besar adalah karena hasil dari perang dagang dengan Cina, tidak berpengaruh sampai ke sektor jasa yang terus menghasilkan arus pekerjaan yang baru dengan mantap. Konsumen tetap percaya diri dan mengembangkan belanja.

Jika NFP meleset dari perkiraan 180.000 dengan angka yang sedikit dibawahnya, hal ini akan menambah kelemahan dari dolar AS, meskipun tidak merupakan tanda yang membahayakan bagi ekonomi AS. Angka yang lebih baik daripada yang diproyeksikan akan menumpulkan penurunan dolar AS namun tidak akan memulihkan kenaikan sampai didukung oleh data yang membaik lainnya.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here