Forex Asia Awal Pekan: Poundsterling Mampu Lemahkan Dolar AS

291

(Vibiznews – Forex) – Kondisi nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama global hingga akhir pasar forex sesi Asia hari Senin (09/12) bergerak mixed, menguat hanya terhadap euro, aussie dan swissfranc. Dolar menguat tipis  setelah data menunjukkan kekuatan yang mengejutkan di pasar tenaga kerja AS akhir pekan lalu, tetapi mata uang itu tertahan dari bergerak lebih tinggi oleh kekhawatiran tentang eskalasi dalam perang dagang AS-China.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap 6 rival utamanya sedang menguat 0,01% ke posisi 97.70 setelah dibuka pada posisi 97.66. Indeks sempat turun ke posisi 97.65. Akhir pekan lalu posisi indeks dolar ditutup pada posisi rebound kuat setelah 5 hari berturut bearish.

Pekan lalu data HFP AS bulan November 266.000 pekerjaan, kenaikan terbesar dalam 10 bulan, sementara tingkat pengangguran kembali turun ke 3,5%, yang merupakan level terendah dalam hampir setengah abad. Angka-angka itu menunjukkan perang perdagangan 17-bulan pemerintahan Trump dengan China  yang telah menjerumuskan manufaktur ke dalam resesi, belum meluas ke ekonomi AS.

Namun para investor menganalisa pengaruh sentimen tersebut dapat berubah jika ketegangan perdagangan meningkat lebih lanjut, terutama jika Presiden Trump melanjutkan dengan tarif yang direncanakan pada produk-produk senilai $156 miliar dari Tiongkok mulai 15 Desember.

Melihat kondisi rival dolar seperti poundsterling, diperdagangkan pada $ 1,3143 yang tidak jauh dari tertinggi tujuh bulan dari $ 1,3166 yang dicapai pada hari Kamis. Terhadap euro, pound mencapai tertinggi 2-1/2 tahun di 84,10  per euro.

Kuatnya kurs Pound ditopang oleh harapan bahwa Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson akan memenangkan mayoritas langsung dalam pemilihan yang akan datang pada hari Kamis, sehingga mengakhiri pertikaiaan di parlemen  dan kelumpuhan politik pada Brexit.

Partai Konservatif memperpanjang kepemimpinannya atas Partai Buruh menjadi 14 poin persentase, naik dari 9 poin persentase minggu lalu, sebuah jajak pendapat oleh Survation for Good Morning Britain dari ITV  pada hari Senin.

Dolar Kanada diperdagangkan pada C$ 1,3255 yang  turun lebih dari 0,5% pada hari Jumat setelah data menunjukkan pasar tenaga kerja Kanada kehilangan kejutan 71.200 posisi   pada November ketika ekonom memperkirakan kenaikan 10.000.

Untuk pergerakan selanjutnya secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks dolar diperkirakan akan mendaki ke posisi resisten 97.70 – 97.90. Namun jika berbalik arah akan turun ke posisi support 97.64 – 97.40.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here