Di Tengah Ketidakpastian, Goldman Rekomendasikan Obligasi Pemerintah dan Emas

729

(Vibiznews – Bonds) – Di tengah ketidakpastian situasi perdagangan dan perekonomian global, yang memberikan kekhawatiran pasar dalam pemilihan portfolionya, lembaga keuangan dunia Goldman Sachs Group Inc. mengatakan para investor harus mendiversifikasikan kepemilikan obligasi jangka panjang mereka dengan emas.

“Emas tidak dapat sepenuhnya menggantikan obligasi pemerintah dalam portofolio investasi, tetapi untuk realokasi sebagian dari eksposur obligasi kepada emas merupakan kasus paling kuat yang pernah ada,” demikian analis Goldman, Sabine Schels, mengatakan dalam catatannya, sebagaimana dilansir dari Bloomberg baru-baru ini (9/12).

“Kami masih melihat kenaikan dalam harga emas oleh kekhawatiran akhir siklus dan meningkatnya ketidakpastian politik yang mendukung permintaan investasi emas sebagai aset defensif,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, harga logam mulia telah naik ke level tertinggi enam tahunnya pada September lalu karena Federal Reserve memangkas suku acuannya sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak mengandung unsur bunga. Emas berhasil bertahan untuk bergerak di atas level US$1.500 per troy ounce untuk waktu yang cukup lama dan sempat menyentuh level US$1.5.71 per troy ounce.

Para hedge fund dan spekulan besar lainnya dikabarkan telah meningkatkan taruhan bullish mereka untuk emas sebesar 8,9% pada pekan akhir 3 Desember. Itu merupakan gain terbesar emas terhitung sejak akhir September lalu.

Sementara Goldman mengatakan koreksi belakangan ini pada harga emas masih memiliki ruang untuk berlanjut, bank investasi ini tetap berpegang teguh pada perkiraan harga akan naik ke level $ 1.600 pada tahun depan.

Analis Vibiz Research Center melihat harga emas per hari ini (10/12), di sekitar $ 1.460 per troy ounce merupakan suatu koreksi sebesar 6,2% dari level tinggi hariannya di $1.557,25 pada 4 September lalu. Namun demikian, selama 4 minggu terakhir praktis harga emas cenderung range bound menunjukkan support kuat. Mengingat masih tidak stabilnya perdagangan pada tahun depan, masih memungkinkan harga emas untuk rebound dan menanjak lagi. Karenanya, emas layak dialokasikan bersama obligasi pemerintah dalam portfolio defensif investor hari-hari ini.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here